Petugas Suruh Balik 350 Kendaraan Ingin Masuk-Keluar Sumbar

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto. (Foto: Dok. Bid-Humas)

Sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumatera Barat serta larangan mudik, petugas Operasi Ketupat Singgalang 2020 telah melarang kendaraan yang ingin keluar-masuk Sumbar. Hal itu bertujuan memutus rantai penyebaran virus korona (Covid-19).

“Sekitar 350 kendaraan baik roda dua, roda empat maupun bus sudah disuruh putar balik oleh petugas Pos Pam Ops Ketupat Singgalang 2020 di perbatasan,” ujar Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, Kamis (30/4/2020).

Larangan tersebut mengacu Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Mudik Idul Fitri 1441 H dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

“Kami berharap masyarakat dapat memahaminya, demi kebaikan bersama untuk mencegah penyebarannya (virus korona),” imbuhnya.

Karena itu, Kombes Pol Satake Bayu kembali mengimbau masyarakat untuk sementara ini tidak mudik ataupun masuk ke Sumbar. “Kalau mau bersilaturahmi, kita bisa melalui telepon atau video call,” ujarnya.

Kendaraan yang bisa keluar-masuk Sumbar, seperti mobil pemadam kebakaran, kendaraan membawa kebutuhan pokok, ambulance, dan truk pengangkut bahan bakar.(esg)