Sambut HPN 2022, Nevi: Wartawati Berperan dalam Perlindungan Perempuan

21

Perempuan dan jurnalistik apabila dipadukan, maka ia akan menjadi dua kekuatan yang sekaligus mendorong kemajuan perempuan dan masyarakat.

“Perempuan yang ada di dunia jurnalistik tentu akan lebih paham dengan dunia perempuan. Sehingga bisa memperjuangkan kaumnya, sekaligus wartawati juga akan ikut memajukan masyarakat bersama-sama wartawan melalui media,” kata politisi perempuan,  Nevi Zuairina.

Dalam percakapannya dengan media pekan ini di Padang menyambut Hari Pers Nasional 2022, Anggota DPR RI dari PKS itu mengatakan bahwa dirinya senantiasa menganggap wartawan adalah “jembatan” antara politisi dan konstituen serta masyarakat atau sebaliknya.

“Saya berterimakasih kepada pers, khususnya para wartawati yang banyak membantu saya menyampaikan pesan-pesan kepada konstituen melalui media. Saya juga berterimakasih juga atas bantuan para wartawati yang ikut menyerap aspirasi masyarakat, lalu disampaikan kepada saya untuk diperjuangkan di parlemen,” ujar anggota Komisi VI DPR RI itu.

Khusus dunia perempuan, Nevi mengatakan sangat diperlukan bagaimana para wartawati menjadi garda terdepan ikut memerangi tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kadang untuk mengungkap kegelapan yang dialami kaum perempuan, para korban tidak merasa nyaman kalau bertutur kepada para wartawan. Maka para wartawatilah yang sangat dibutuhkan saat itu,” ujar istri Irwan Prayitno, Gubernur Sumbar periode 2010-2021 itu.

Menurut Nevi Zuairina, perjuangan untuk mencerdaskan kaum perempuan di daerah oleh para wartawati tidak dilakukan sekarang saja. Sejarah mencatat sejumlah wartawati senior sudah ada sejak zaman pergerakan kemerdekaan.

“Tidak sekarang saja wartawati di Minangkabau berkiprah untuk kaum dan bangsanya, tapi sudah ada sejak zaman dulu, Sebutlah Rohana Koeddoes, Rasuna Said, lalu meski tidak tercatat sebagai wartawati tapi ibu Zakiah Darajat adalah penulis yang banyak meramaikan jagat media nasional, ibu Ani Idroes yang memimpin koran besar di Medan. Ibu Zeynita Gibbons juga wartwati asal Minangkabau yang ditempatkan biro Eropa yang berkedudukan di London oleh Kantor Berita Nasional ANTARA. Sementara di luar Sumbar juga ada nama-nama SK Trimurti, Herawati Diah, Toeti Aditama, Desy Anwar, Najwa Shihab, Yuli Ismartono dan lain-lain,” jelas Nevi.

Baca Juga:  Ekspor CPO Dilarang, Petani Sawit Manderita, Nevi: Evaluasi Kebijakan

Para tokoh itu, kata Nevi mesti dijadikan motivasi dan inspirasi bagi para wartawati di Sumatera Barat untuk menjadi besar.

Nevi berharap di masa berikutnya akan bermunculan Roehana Koeddoes Rohana Koeedoes generasi baru yang bisa mengharumkan nama Sumatera Barat dan dihargai di tingkat nasional.

Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini, kata Nevi, hendaknya menjadi momentum untuk mengukuhkan bahwa wartawati di Sumatera Barat berpotensi jadi garda depan pelindung kaum perempuan dari berbagai tindak kekerasan.

Nevi mengajak para wartawati terus menerus mengasah profesionalitasnya. “Hari ini di Sumatera Barat belum banyak wartawati yang berada di level pimpinan media. Tentu saja maksud saya tidak harus lebih banyak dari wartawan, tapi setidaknya seimbanglah antara wartawan dan wartawati yang sampai di level pimpinan media,” kata Nevi.

Kepada para wartawan, Nevi juga berharap memberi kesempatan kepada rekan-rekan wartawati untuk berada di level pimpinan media. Begitu juga para pengurus organisasi wartawan di semua tingkatan di Sumatera Barat, hendaknya membukakan kesempatan para wartawati berkiprah menjadi unsur pengurusnya.

Ketika ditanya tentang minat baca kaum perempuan, Nevi kembali menyatakan bahwa itu juga menjadi salah satu tanggung jawab dari para wartawati.

“Media memang terus menerus menggelorakan minat baca masyarakat, tetapi para wartawati dengan pendekatan-pendekatan yang lebih ‘seperasaan’ bisa lebih pas mengajak kaum perempuan meningkatkan minat bacanya. Membaca adalah pintu gerbang meningkatkan kecerdasan. Kaum perempuan yang cerdas tentu akan lebih bisa menghindarkan dirinya dari jebakan-jebakan dan tindak kekerasan yang marak di mana-mana. Jadi sekali lagi, peran wartawati sangat diperlukan di sini,” katanya seraya menyampaikan selamat merayakan Hari Pers Nasional 2022 kepada semua elemen pers di Sumatera Barat. (rel/idr)

TEKS FOTO:
Anggota DPR RI Hj. Nevi Zuairina bersama para wartawati Sumatera Barat