Update: Bertambah 10 Kasus Covid-19 di Empat Kabupaten dan Kota

Ilustrasi pencatatan pasien positif Covid-19. (Foto: DW)

Pasien positif terpapar Covid-19 di Sumbar hingga Sabtu (2/5/2020) totalnya mencapai 182 orang setelah bertambah 10 pasien baru positif.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, penambahan 10 kasus baru tersebut, berdasarkan laporan dari pihak Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Tersebar di empat kabupaten dan kota.

“Terjadi lagi penambahan 10 orang positif terinfeksi Covid-19, sehingga total yang positif di Sumbar adalah 182 orang,” ungkap Jasman.

Dari 10 kasus itu, kata Jasman, 7 kasus di antaranya di Kabupaten Dharmasraya, 1 kasus di Kota Padang, 1 kasus di Kota Padangpanjang, dan 1 kasus di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“7 kasus di Dharmasraya, berasal dari Kotobaru 3 orang, Alahan Nan Tigo 2 orang dan Pulaupunjung 2 orang. Terpapar Covid-19 saat mengikuti kegiatan di Gowa, Sulawesi Selatan. Semuanya sekarang isolasi mandiri di rumahnya masing-masing,” jelasnya.

Sementara penambahan 1 kasus positif Covid-19 di Kota Padang, seorang wanita berusia 33 tahun, warga Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara. Pekerjaannya, kata Jasman, cleaning service.

“Terpapar karena kontak dengan salah seorang rekan kerjanya sesama cleaning service yang telah dinyatakan positif sebelumnya. Saat ini, juga isolasi mandiri di rumah,” imbuh Jasman yang juga Kabiro Humas Pemprov Sumbar itu

Sementara 1 kasus di Kabupaten Kepulauan Mentawai, katanya seorang pelajar wanita berusia 19 tahun asal Desa Goiso Oinan. Terinfeksi dari temannya yang saat ini lagi dirawat di RSUD Mentawai. Sekarang isolasi mandiri di rumah.

Terakhir tambahan kasus positif Covid-19 berasal dari Kota Padangpanjang, adalah seorang tenaga kesehatan, wanita berusia 44 tahun.

“Terinfeksi dari pasien yang sebelumnya tidak menunjukkan gejala terinfeksi Covid-19. Sekarang dirawat intensif di RSUD Padangpanjang,” katanya.

Dari 182 kasus positif Covid-19 per Sabtu (2/5/2020), sebanyak 72 orang masih dirawat, isolasi mandiri di rumah 38 orang, karantina di Bapelkes 16 orang dan di BPSDM 11 orang, meninggal dunia 15 orang dan sembuh 30 orang.(esg)