Mensos Bantu Korban Bencana Sumbar & Sapu Halaman Makam Syekh Burhanuddin

51

Menteri Sosial Tri Rismaharini saat mengunjungi serta memberikan bantuan korban longsor dan banjir di Kabupaten Padangpariaman, Sumbar, juga mengajak masyarakat dan pemda terus menjaga lingkungan.

Hal itu disampaikan Risma, Sabtu (2/10/2021), saat berkunjung, menyerahkan bantuan dan ziarah ke kompleks Makam Syekh Burhanuddin, Ulakan Tapakis, salah satu lokasi yang terdampak bencana pada 29 September lalu.

Risma yang ikut menyapu halaman makam tersebut, mengingatkan bahwa menjaga kebersihan diri dan lingkungan merupakan perbuatan amal dan akan membawa  keberkahan. Agar kebaikan muncul dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita berharap masyarakat dapat menjaga kebersihan diri dan lingkungan tempat makam ini agar terlihat lebih baik dan membawa keberkahan. Apalagi lokasi ini merupakan wisata religi ziarah yang tentunya juga harus dibarengi dengan niat kebaikan, salah satunya dengan menjaga kebersihan lokasi makam Syekh Burhanuddin ini,” ajak Mensos.

Dalam kunjungannya, Mensos menyerahkan dana bantuan untuk keluarga ahli waris 7 korban meninggal. Kepada ahli waris Kesayangan Nduru Rp105 juta.

Kemudian, menyerahkan bantuan untuk pengobatan korban longsor yang luka, sebesar Rp5 juta. Sekaligus mendata rumah yang terkena longsor untuk menerima bantuan rehab rekon.

Selanjutnya, Risma menyerahkan santunan untuk korban meninggal dan bantuan sembako dan makanan anak untuk 209 keluarga yang terdampak bencana banjir.

Warga Nagari Ulakan, kepada menteri mengeluhkan kondisi mereka yang hampir tiap tahun menjadi korban banjir. Mereka berharap perhatian pemerintah daerah maupun pusat agar membangun tanggul pengaman di muara sungai.

Baca Juga:  Tim Cagar Budaya Padang: Indarung Aset yang Luar Biasa!!

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah didampingi  Bupati Padangpariaman Suhatri Nur mengungkapkan terima kasih kepada Mensos Risma, Anggota DPR RI Jon Kennedy Aziz dan Lisda Hendra Joni yang memberikan perhatian dan bantuan kepada korban longsor dan banjir di Nagari Pasia Laweh dan Ulakan.

“Alhamdulillah, Bu Mensos juga akan membantu pembangunan rumah bagi rumah-rumah rusak akibat bencana alam di Padangpariaman,” ungkapnya.

Kehadiran Mensos Risma, kata Mahyeldi, juga menunjukkan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung keluhan korban, membantu serta melihat kondisi bangunan rumah yang rusak akibat bencana.

“Bu Risma mendengarkan langsung keluhan masyarakat korban bencana longsor dan banjir, baik di Nagari Pasia Laweh maupun Ulakan Tapakis, yang dibarengi penyerahan bantuan kepada korban dan masyarakat terdampak bencana banjir,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Mahyeldi juga mengingatkan kembali masyarakat bahwa Sumbar merupakan daerah rawan bencana.

“Menyikapi perkembangan musim penghujan saat ini, saya mengingatkan masyarakat terutama yang bermukim di kaki-kaki bukit, lembah dan pinggir-pinggir sungai agar selalu meningkatkan kewaspadaan jika terjadi curah hujan yang cukup tinggi,” ingatnya.

Begitu pula dengan para petugas lapangan baik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial dan komponen terkait penanggulangan bencana di provinsi dan kabupaten dan kota.

“Agar cepat tanggap terhadap kondisi yang terjadi di tengah masyarakat. Setiap masyarakat di daerah ini mesti cepat awas terhadap kondisi perubahan iklim dan alam disekitar tempat tinggal kita masing-masing,” imbaunya.(idr)