Tiga Pejabat Pemprov Dilantik, Mahyeldi: Harus Berani, Tegas dan Jujur

707

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah melantik 3 Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan pemprov Sumbar, Jumat (1/10/2021) sore.

Gubernur Sumbar Mahyeldi melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama yang lolos lelang jabatan, di Auditorium Gubernuran Sumbar, Jumat (1/10/2021).

Pejabat yang dilantik sesuai dengan Keputusan Gubernur Sumbar No. 821/5091/BKD-2021 itu adalah, Medi Iswandi sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumbar. Medi sebelumnya Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Kota Padang.

Kemudian, Andri Yulika dilantik sebagai Asisten Administrasi Umum Setprov Sumbar. Andri sebelumnya Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumberdaya Manusia Kota Padang.

Ketiga, Lalu Fitriati, dilantik sebagai Kepala Biro Organisasi Setprov Sumbar. Lalu sebelumnya sebagai Kepala Bidang Jabatan dan Kinerja ASN di BKD Sumbar.

“Hasil yang terbaik yang diputuskan untuk menduduki jabatan yang dilamar secara adil dan kompetitif,” ujar Gubernur Sumbar Mahyeldi saat pelantikan tiga pejabat tersebut.

Menurut Mahyeldi, seleksi pejabat itu sudah sesuai aturan, termasuk dari sisi syarat kesehatan. “Karena kesehatan sangat menentukan dalam melaksanakan tugas,” imbuhnya.

Baca Juga:  Gebu Minang Jawa Timur Gelar Pertandingan Domino Spesial HUT ke-77 RI 

Gubernur menegaskan agar pejabat memperhatikan kesehatan karena Provinsi Sumbar sangat luas, memiliki 19 kabupaten dan kota. “Saya minta, minimal untuk eselon II bisa check up setiap tahun. Kepada setiap OPD harus menganggarkan kegiatan ini,” tegasnya.

Kepada pejabat yang baru dilantik, Gubernur Mahyeldi berpesan agar melaksanakan amanah secara sungguh-sungguh, ikhlas, dan penuh rasa tanggung jawab.

“Lakukan yang terbaik bagi masyarakat. Semakin baik kinerja OPD, maka kesejahteraan masyarakat akan semakin jelas,” ingatnya lagi.

Pelantikan dan pengangkatan pejabat dalam suatu organisasi, menurutnya bukan sekadar kepercayaan dan kehormatan semata, tapi juga amanah.

“Amanah ini perlu dijaga betul. Jangan sampai kita lari dari tanggungjawab. Apalagi dengan alasan kesehatan,” ingatnya lagi.

Mantan wali kota Padang itu juga meminta pejabat yang dilantik bersikap berani, tegas dan jujur. Kemudian berpikir positif, loyal pada atasan dan menjalankan tugas dengan benar.(rel/idr)