Siapkan Pergub Bebas Biaya Denda Pajak Kendaraan hingga 29 Mei

Gerai Samsat Padang sementara ditutup karena wabah Covid-19. Kini disiapkan Pergub bebas bayar denda pajak kendaraan hingga 29 Mei 2020.(foto: dok.padek)

Korps Lalu Lintas Polri membebaskan biaya denda keterlambatan membayar pajak kendaraan bermotor selama masa wabah virus korona (Covid-19). Kebijakan tersebut berlaku hingga berakhirnya masa darurat Covid-19 yang ditetapkan pemerintah, yakni 29 Mei 2020.

Kepala Badan Keuangan Daerah Sumbar Zainuddin ketika dikonfirmasi menyebutkan, saat ini untuk layanan pembayaran pajak kendaraan masih berlangsung di kantor Samsat. Sedangkan di gerai dan drive thru tutup.

Terkait denda bagi masyarakat yang telat membayar pajak, menurut Zainuddin saat ini tengah digodok peraturan gubernur (pergub) untuk itu.

“Memang kita rencanakan memberikan keringanan berupa pembebasan denda bagi masyarakat yang jatuh tempo pembayaran pajak selama wabah Covid-19 hingga 29 Mei. Pergub terkait itu lagi diproses. Dalam minggu ini rampung sehingga bisa diberlakukan,” katanya.

Pembebasan denda tersebut, kata Zainuddin, berlaku bagi orang yang jatuh tempo sekarang tapi karena ada wabah Covid-19 sulit membayar paja sehingga pembayarannya dilakukan bulan depan. “Nah, itu tidak kena denda,” imbuhnya.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto ketika dihubung terpisah menyebutkan, Ditlantas Polda Sumbar akan menyesuaikan dengan apa yang menjadi arahan Kakorlantas Polri.

“Saat ini kami sedang koordinasi dengan Badan Keuangan Daerah Sumbar untuk menjalankan Korlantas Polri itu. Jika Pergubnya sudah selesai, tentu bisa kita laksanakan,” katanya.(idr)