Pembayaran THR Satker Lingkup Kanwil DJPb Sumatera Barat 2021

49

Kabar gembira kembali diterima oleh Aparatur Negara dan para pensiunan dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1442 H tahun ini. Pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menyampaikan Peraturan Pemerintah  Nomor 63/2021 tentang Pemberian THR dan Gaji ke-13 bagi Aparatur Negara, Pensiunan,  Penerima Pensiun dan Penerima Tunjangan Tahun 2021.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan, Heru Pudyo Nugroho SE MBA dalam siaran pers Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Negara di wilayah kerja Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Barat, tanggal 3 Mei 2021, menyampaikan Pemerintah memberikan Tunjangan Hari Raya Tahun 2021 kepada Aparatur Sipil Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan memiliki dua makna strategis yakni selain sebagai wujud penghargaan kepada Aparatur Negara atas pengabdian kepada bangsa dan Negara dengan memperhatikan kemampuan keuangan Negara, kebijakan pemberian tunjangan hari raya dan  Gaji ke-13 tahun ini juga dimaksudkan untuk membantu meningkatkan daya beli Masyarakat dalam menghadapi hari raya Idul Fitri 1442 H dan tahun ajaran baru 2021/2022 sehingga diharapkan dapat mendongkrak konsumsi dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

THR yang dibayarkan tahun 2021 kepada ASN Lingkup Provinsi Sumatera Barat masih sama dengan tahun tahun 2020 yaitu hanya sebesar Gaji Pokok PNS, Tunjangan Anak/Istri PNS, dan Tunjangan yang melekat pada Gaji lainnya.

Namun untuk Tunjangan Kinerja, Insentif Kinerja, Tunjangan Profesi Guru/Dosen, Tunjangan Khusus Wilayah Pulau Kecil Terluar dan/atau Wilayah Perbatasan bagi PNS pada Kepolisian Negara Republik Indonesia yang bertugas secara penuh pada wilayah pulau kecil terluar dan/atau wilayah perbatasan, dan lainnya yang bukan merupakan Komponen Gaji Induk, tidak dibayarkan pada THR 2021 mengingat kondisi keuangan Negara saat ini masih dalam dampak pandemi Covid-19.

“Yang membedakan pembayaran THR Tahun 2020 dan Tahun 2021 ini adalah Pejabat Negara dan pejabat struktural setingkat pimpinan tinggi pratama (Eselon 2) kali ini mendapatkan kabar gembira setelah sebelumnya pada Tahun 2020 tidak menerima THR sebagai dampak refocusing dan penghematan anggaran yang dilakukan pemerintah demi mempercepat penanganan Covid-19. Jadi Semua ASN tahun ini mendapatkan THR meskipun tidak sebesar komponen THR yang pernah dterima pada Tahun 2019,” ungkap Heru.

Baca Juga:  Kepala Kanwil DJPb Sumbar Serahkan Aset Kepada KPKNL Padang

Secara keseluruhan dana APBN yang dikucurkan untuk pemenuhan pembayaran THR ASN Lingkup Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp177,9 Miliar sesuai Pagu Gaji Induk Bulan April 2021.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumbar juga menyampaikan bahwa Surat Perintah Membayar (SPM) THR sudah dapat diajukan oleh Satker yang ada di Provinsi Sumatera Barat mulai tanggal 28 April 2021 lalu kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) selaku kantor bayar dana APBN di Daerah.

Untuk melayani pengajuan pembayaran THR, seluruh KPPN di Sumbar telah diperintahkan memperpanjang jam layanan serta tetap membuka layanan untuk pengajuan SPM THR Satker di hari Sabtu dan Minggu, sehingga pembayaran THR diharapkan dapat tuntas sebelum 7 Mei atau sebelum libur hari raya.

Jadi Penerimaan THR oleh masing-masing PNS/TNI/Polri dapat berbeda tanggalnya sesuai dengan tanggal pengajuan oleh Bendahara Unit Kerja masing-masing. Jika SPM telah disampaikan unit Kerja masing-masing ke KPPN pada tanggal yang bersangkutan maka PNS diharapkan menerima pembayaran THR pada hari yang sama atau paling lambat hari berikutnya karena pembayaran Gaji PNS bersifat LS (Langsung) ke rekening masing-masing ASN.

Berdasarkan pemantauan progres penyelesaian pembayaran THR Satuan Kerja Kementerian/Lembaga pada 6 KPPN di Sumbar, hingga akhir hari Minggu, 2 Mei 2021 telah selesai diproses penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) THR sebesar 162,5 Miliar atau 96,15 %.

Melalui percepatan pembayaran THR diharapkan para ASN dan keluarganya dapat segera berbelanja berbagai kebutuhan persiapan hari raya sehingga dapat membantu perputaran roda perekonomian menjelang lebaran. (*)

Previous articleProf. Herri Serahkan SK Guru Besar Dr. Antoni
Next articlePengemis Mengais Iba di Sepanjang Trotoar Kantor Gubernur Sumbar