Buka Prodi Magister Humanitas, Rektor ISI Terima SK

1

Didampingi Sekretaris Lembaga Yandri. A, SH, MH, kepala LLDIKTI Wilayah X Prof. Dr. Herri, MBA menyerahkan menyerahkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang izin pembukaan program studi humanitas program magister kepada Rektor Institut Seni Indonesia Padangpanjang Prof. Dr. Novesar Jamarun, M.S di ruang sidang lantai 2, Rabu (23/6/2021).

Dikatakan kepala lembaga bahwa keputusan tersebut tertuang dalam SK Mendikbud Nomor 207/E/O/2021 tanggal 26 April 2021. Kehadiran program studi humanitas ini sangat membantu bagi teman-teman yang berminat menjadi peneliti, mendidik maupun untuk menjadi konsultan.

“Selamat atas amanah yang diberikan pemerintah kepada Institut Seni Indonesia Padangpanjang. Prodi ini menjadi tempat yang cocok bagi teman-teman yang ingin menjadi peneliti, pendidik, maupun konsultan,” kata Kepala Lembaga.

Selain itu, Prof. Herri mengajak Rektor Institut Seni Indonesia Padangpanjang berbagi program-program implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka dengan PTS di lingkungan LLDIKTI Wilayah X.

Dalam pengembangan mutu, jelas Prof. Herri, selain hibah dari pemerintah, kita bisa saling berbagi antara PTN dan PTS. Tujuan kita sama, meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Tentunya ini menjadi kesempatan terbaik untuk memajukan pendidikan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah X. Sharing is caring.

Baca Juga:  Munas Gebu Minang Dibuka, Fadly: Momentum Perkuat Sinergi Ranah Rantau

Sementara itu, Prof. Novesar menyampaikan terima kasih kepada LLDIKTI Wilayah X atas layanan yang sangat cepat dalam pembukaan program studi humanitas program magister di ISI Padang Panjang.

Rektor ISI Padangpanjang menyambut baik tawaran Kepala LLDIKTI Wilayah X dalam hal program implementasi kampus merdeka. Ia mengatakan kalau PTN dan PTS saling membantu, pendidikan tinggi akan cepat maju dan mampu menghasilkan lulusan berdaya saing.

“Saya yakin, kebersamaan PTN dan PTS dalam membangun pendidikan di Sumatera Barat akan mempercepat lajunya pendidikan nasional,” kata Prof.(*)