Transaksi Digital Meningkat, BRI Tetap Terbukti Paling Aman

270

BRI memiliki layanan perbankan yang lengkap dan terintegrasi. Hal ini terus dikembangkan untuk memudahkan masyarakat dalam bertransaksi. Di samping transaksi di ATM BRI yang tersebar di mana saja, kemudahan itu kini tersedia di ponsel pintar.

Di tengah pandemi covid-19 dan imbauan jaga jarak dari pemerintah, transaksi di BRI menjadi lebih mudah dengan kehadiran aplikasi BRImo di ponsel pintar. Melalui aplikasi BRImo, nasabah BRI bisa melakukan berbagai macam transaksi seperti transfer, membeli pulsa, membeli token listrik, pembayaran belanja online, cek mutasi rekening dengan fleksibel, dan lain-lain cukup melalui ponsel pintar.

Selain kemudahan yang diberikan, transaksi melalui BRImo pasti aman. Karena, transaksi BRImo atau mobile banking sendiri telah di atur dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta didukung oleh sistem keamanan berlapis dari BRI.

“Berbagai terobosan layanan digital ini membuat masyarakat tetap dapat mengakses perbankan dengan aman dan nyaman, meskipun gerak menjadi terbatas. Keamanan dan kenyamanan transaksi BRImo ini, terbukti dengan peningkatan persentase penggunaan aplikasi BRImo,” ujar Yori Verdian, Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Padangpanjang, Jumat (03/09/2021).

Yori Verdian menyebut pertumbuhan pengguna BRImo mencapai 660,5%. Selain itu, posisi pengguna BRImo di Padangpanjang dari Desember 2020 hingga Juli 2021 telah mencapai di angka 44.426 pengguna. Jumlah transaksi yang dilakukan melalui aplikasi ini juga jauh meningkat. Pada awal tahun 2021, frekuensi transaksi di BRImo dilakukan sebanyak 251.045 kali dan naik menjadi 1.042.832 kali di bulan Juli 2021. Hal ini menjadi salah satu penanda meningkatnya kepercayaan pengguna terhadap fitur BRImo selama pandemi ini.

Baca Juga:  M Irsyad: 141 Nasabah Kena Skimming, Kerugian Bank Nagari Ditaksir Rp1,5 M

BRI selalu memberikan edukasi kepada nasabah untuk terus menjaga kerahasiaan data pribadi seperti; PIN, username, password, dan Kode OTP (One Time Password) yang terdapat pada aplikasi BRImo maupun PIN dan CVV di Kartu ATM BRI. Selain itu, nasabah dihimbau untuk selalu waspada pada informasi dari oknum yang mengatasnamakan BRI.

Sikap proaktif masyarakat terutama nasabah BRI untuk selalu berhati-hati pada setiap kejahatan perbankan juga dibutuhkan untuk menujang keamanan dan kenyamanan penggunaan BRImo dan Kartu ATM BRI.

“Tujuannya, agar tidak terjadi lagi kasus pembobolan data nasabah. Seperti kasus yang lalu, ada nasabah yang mengalami penipuan karena tergiur dengan iming-iming hadiah, nasabah yang bersangkutan memberikan data pribadi kepada oknum. Sebab, data pribadi seperti; PIN, username, password, dan Kode OTP (One Time Password) baik di BRImo maupun di Kartu ATM BRI merupakan kewenangan penuh sekaligus tanggung jawab nasabah. Maka, diperlukan ketelitian, mawas diri untuk menjaga data pribadinya dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming, sebab besar kemungkinan kejahatan tersebut dapat terjadi atas kesadaran sendiri dari nasabah memberikan data pribadinya kepada oknum,” pungkas Yori Verdian.

Masa pandemi covid-19 tidak menjadi halangan bagi BRI untuk meningkatkan kemudahan layanan dan transformasi digital. Nasabah BRI tetap mendapatkan servis yang aman dan nyaman, dengan adanya aplikasi BRImo. Harapannya, keamanan dan kenyaman tersebut juga selaras dengan literasi transaksi digital para nasabah, agar terhindar dari kejadian yang berpotensi merugikan. (wrd)