Mulyadi Carikan Solusi Jalan Kambang-Muaralabuh 

94

Mulyadi menerima banyak aspirasi terkait pembukaan Jalan Kambang-Muaralabuh yang menghubungkan Kabupaten Solok Selatan dan Pesisir Selatan. Aspirasi tersebut dia terima saat berkunjung ke Kabupaten Solok Selatan, Selasa (3/11/2020), dalam rangka silaturahmi dengan masyarakat setempat.

Mulyadi mengatakan, setiap bertemu masyarakat di Solok Selatan selalu yang disampaikan persoalan jalan tersebut. Masyarakat setempat, katanya, ingin jalan Kambang-Muarolabuh itu segera direalisasikan agar membawa dampak pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Solok Selatan dan Pesisir Selatan.

“Setiap saya bertemu dengan masyarakat setempat, mereka menginginkan agar ada konektivitas antara Solok Selatan dan Pesisirselatan. Kalau dibuka akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di kedua kabupaten itu,” kata Mulyadi.

Politisi Partai Demokrat yang pernah menjabat anggota DPR RI tiga periode ini menyampaikan, pembangunan Jalan Kambang-Muaralabuh selama ini tertunda lantaran harus melewati kawasan hutan konservasi. Menurut Mulyadi, hal itu harus dipikirkan secara bersama dengan melibatkan semua pihak yang mempunyai kewenangan.

“Harus dicarikan jalan keluar agar akses dan konektivitas antar wilayah itu betul tercipta. Jalan Kambang-Muaralabuh harus ada solusinya,” ucap Mulyadi.

Baca Juga:  Petani Minta Peran Pemerintah, Tetapkan Standar Harga Sawit

Pada intinya, sambung pria kelahiran Bukittinggi ini, harapan masyarakat tersebut harus sejalan dengan harapan pemerintah ke depan agar tidak ada perusakan lingkungan dari pembangunan. Jika pun harus dibangun, menurut Mulyadi, harus menggunakan standar lingkungan yang ketat tanpa sedikitpun mengubah dan mengganggu ekosistem.

Lebih lanjut Mulyadi menyampaikan, yang terpenting bagi masyarakat adalah kejelasan tentang pembangunan jalan tersebut. Dia tidak ingin masyarakat digantung dengan ketidakpastian yang bertahun-tahun.

“Ini harus dibicarakan bersama, tidak boleh tidak ada solusinya sampai saat ini. Harus ada solusinya agar pembangunan Jalan Kambang-Muarolabuh itu bisa terealisasi,” pungkas Mulyadi. (idr)