84 Warga Hilang Berhasil Ditemukan

153
Warga Simarosok Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, berkerumun di lokasi turunnya 14 warga Nagari Suayan Kabupaten Limapuluh Kota yang sebelumnya tersesat di dalam hutan. (Dok. padek.jawapos.com)

Sebanyak 84 orang yang hilang saat menyusuri hutan perbatasan antara Nagari Suayan, Kecamatan Akabiluru dan Kamang, Kabupaten Agam, Sabtu (3/10/2020) berhasil ditemukan tim SAR gabungan, Minggu (4/10/2020) malam. Satu diantara puluhan yang tersesat di hutan tersebut terpaksa digotong akibat kelelahan.

“Alhamdulilah, semua warga yang tersesat sebanyak 84 orang sudah berhasil ditemukan. Semua dalam kondisi kelelahan. Namun masih bisa berjalan menuju perkampungan saat dievakuasi tim SAR gabungan dan masyarakat. Hanya satu orang perempuan yang terpaksa digotong, karena memang sudah terlalu letih,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBP) Kabupaten Limapuluh Kota, Joni Amir melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Rahmadinol, Senin (5/10/2020) dini hari.

Penemuan warga hilang saat melakukan penelusuran objek wisata nagari tersebut, diawali dengan berhasil ditemukannya tiga orang pertama. Kemudian didapatkan informasi lanjutan untuk mencari puluhan lainnya yang masih tersesat.

“Saat ini, semua sudah berada di perkampungan, menunggu untuk segera pulang ke rumah masing-masing. Kondisi kesehatan semuanya dalam kondisi bagus. Hanya kelelahan saja,” tambah Rahmadinol yang juga Manager Pusdalops PB BPBD ini.

Sebelumnya informasi sudah ditemukannya orang hilang tersebut juga diungkapkan Komandan Basarnas Pos SAR Limapuluh Kota, Roby Syahputra. “Ya sudah berhasil ditemukan,” ungkap Roby singkat sembari terus mengkoordinasikan evakuasi.

Baca Juga:  Gelontorkan Rp 2,6 T untuk Pesantren, Lanyalla Apresiasi Pemerintah

Berdasarkan informasi dari Pemerintah Kecamatan Akabiluru, jarak lokasi penemuan mereka dengan permukiman warga sekitar tiga jam perjalanan.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar sempat akan mengerahkan satu unit helikopter untuk membantu pencarian dan evakuasi puluhan warga hilang itu. Namun, info terakhir diketahui bahwa warga telah ditemukan.

“Jika cuaca mendukung kita take off pukul 08.00 WIB besok (5/10/2020) bersama Pak Rusmainur (Kabid Kebencanaan) dan Kepala Basarnas Padang Pak Asnesi dari BIM (Bandara Internasional Minangkabau),” ujar Kepala BPBD Sumbar Erman Rahman, Minggu (4/10/2020) malam.

Dari informasi yang diterima pihaknya, kata Erman, saat ini titik koordinat puluhan orang dari Nagari Suayan Limapuluh Kota yang hilang ketika menuju Kamang Hilia Agam itu, sudah diketahui. Untuk memudahkan evakuasi, pihaknya berharap mereka tidak bergerak ke posisi lain.

“Selain helikopter, kita dari BPBD Sumbar juga akan membawa logistik makanan siap saji karena diperkirakan mereka sudah kehabisan makanan,” tambah Erman Rahman yang juga PJs Bupati Tanahdatar ini. (fdl)