Salurkan Bantuan di Tujuh Lokasi, Nevi Zuairina Minta Penerima Amanah

30

Anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Nevi Zuairina mengawali aktivitasnya di tahun 2021, dengan menggelontorkan bantuan ke tujuh lembaga dan tujuh tempat berbeda. Yakni bantuan bajak singkal (keltan Satria Jaya) Pasaman, bantuan bajak singkal (keltan Harapan Jaya) Pasaman, renovasi pembangunan gedung pustaka SD IT Cahaya Madani, Pasaman, pengadaan komputer dan infokus di MIS Muhammadiyah Tamiang, Pasaman Barat, bantuan renovasi ruang kelas baru SD IT Cahaya Hati Pauh Kembar, Padangpariaman, bantuan ruang kelas baru TK IT Izzatul Khonsa, Padangpariaman dan bantuan sarana prasarana buku MDTA Darul Muttaqien.

“Alhamdulillah dapat terlaksana bantuan ini. Pada dasarnya, program ini sudah disusun dengan beberapa lembaga sejak tahun lalu. Dengan realisasinya di awal tahun ini, semoga menjadi awal yang baik terhadap kinerja saya di dapil untuk memberikan pelayanan pada masyarakat,” tutur politisi PKS ini.

Bantuan-bantuan di awal tahun ini difokuskan pada daerah Pasaman dan Padangpariaman. Ia terus berupaya untuk terus membangun kerjasama dengan berbagai pihak, baik instansi pemerintah maupun swasta untuk memberikan dana sosialnya kepada masyarakat Sumbar khususnya di daerah pemilihannya.

Baca Juga:  Mobil Adam Jordan Tabrakan, Di Padangpanjang Bus Terbalik

Semua program kerja di lapangan, dibuat untuk memenuhi keluarga-keluarga yang religius. Selain itu, pembangunan SDM pertanian dan para pelaku UMKM juga menjadi satu kesatuan program utamanya di daerah pemilihannya.

“Saya memiliki cita-cita, gini rasio masyarakat sumbar ini tidak terlalu njomplang. Apa yang saya lakukan, selain berusaha untuk mewujudkannya, juga mengajak pada semua pihak yang memiliki sumberdaya untuk memiliki kesamaan visi memperkuat kualitas ekonomi, pendidikan dan kesehatan masyarakat Sumbar,” jelas Nevi.

Aktivis perempuan dari PKS ini dalam merealisasikan program kerjanya, telah membentuk relawan-relawan di tiap kabupaten untuk menggali potensi sekaligus menjadi perantara penyaluran. Data dipakai selain dari informasi-informasi dinas terkait, juga berasal dari survei lapangan dari relawan yang ia bentuk.

“Semoga upaya saya ini ada dampaknya terutama bagi masyarakat Sumbar. Kita kerjakan yang bisa saya kerjakan, kerja sama berbagai pihak sebagai penentu realisasinya program kedapilan ini. Harapan saya yang paling utama adalah, para penerima bantuan agar amanah. Bagaimana dana bantuan yang ada, dapat dipergunakan secara efektif dan efisien sehingga menghasilkan manfaat sebesar-besarnya,” pungkas Nevi. (rel)