IJBC: Ekspor Produk Unggulan Sumbar ke Timteng Harus Dioptimalkan

41

IJBC adalah dewan bisnis Pengusaha Indonesia dan Pengusaha Yordania yang ada di Indonesia berada dalam naungan kementerian Luar Negeri dan Kadin Timur Tengah (Timteng)-Kedutaan Indonesia di Amman dan Jordan Embassy di Jakarta dengan tujuan membantu memfasilitasi antara pengusaha Indonesia dan pengusaha Yordania.

Disinilah rumah pengusaha Yordania yang membangun usaha dan berinvestasi di Indonesia. Juga IJBC membantu memfasilitasi para pengusaha swasta, UMKM, institusi BUMN juga pemerintah daerah yang berekspansi ke negara kerajaan Hasyimiah Yordania dan juga membantu peningkatan pemulihan ekonomi dimasa pandemi Covid-19 saat ini.

Hal ini disampaikan Presiden Indonesia Jordan Business Council (IJBC) Mayra Andrea pada sambutannya dalam acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama pemerintah Provisni Sumatera Barat dengan IJBC di Balairung Jakarta, Senin (05/04/2021).

Mayra mengatakan, dengan potensi sumberdaya alam yang luar biasa dari Sumatera Barat, Sumbar mesti mengoptimalkan ekspor produk-produk unggulan di Negara Timur Tengah salah satunya Negara Yordania.

“Dengan mendukung program pemerintah dalam kegiatan ekspor kami sangat optimis dapat membantu para pengusaha UMKM dan pemulihan ekonomi. Sektor pariwisata, turis Jordania masih sedikit dibandingan turis Indonesia datang ke Jordania yang merupakan kunjungan ziarah melalui Kota Amman,” ujarnya.

“Sangat diharapkan pemerintah Sumbar bekerjasama dengan Jordan turism world meningkatkan paket-paket promosi wisata alam Sumbar. Yang terintegrasi dengan investasi dan pariwisata, atau pengembangan usaha lainya dari dari hulu ke hilir. Konsep ini dapat ditindaklanjuti dengan kesepakatan penandatangan oleh wakil gubernur hari ini. Dan berlanjut menjadi kerjasama yang konkret, ke depannya khususnya pada usaha pemulihan ekonomi dan memberikan hasil positif bagi pemerintah Sumbar dan negara Yordania dalam menjalani kerjasama ini. Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur dan jajarannya yang telah memfasilitasi dengan terlaksananya yang tertunda pada tahun 2020 karena pandemi dan dilaksanakan pada hari ini,” katanya.

Kepala Direktorat Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Bagus Hendraning Kabarsyih mengatakan, ini salah satu cara melakukan peningkatan pembangunan perdagangan yang konkret dan mensiasati kerjasama lebih komplit output dan outcome berjalan ekonomi maupun budaya.

“Dalam regulasi tentunya akan menyesuaikan dengan aturan yang ada. Kami dari Kemenlu menganggap ini kesempatan yang sangat baik dan sesuatu terobosan. Bagaimana kita memanfaatkan kerjasama secara lebih konkret antar kedua negara. Yordania stabil dalam politik dan ekonomi berpotensi dan hubungan emosi yang cukup baik. Dan apa yang dibuat Sumatera Barat dapat dicontoh oleh provinsi lain, dimana kerjasama lebih mengena akan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Yorinaldi Sebut Karyawan Bank Mandiri Sangat Butuh Divaksin. Kenapa?

Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy juga menambahkan, Yordania adalah salah satu pusat kegiatan pasar dengan potensi mencapai satu miliar orang.

Ini merupakan pasar yang cukup potensial bagi produk-produk unggulan Sumatera Barat untuk mengisi permintaan Yordania yang sangat tinggi untuk kopi, arang shisha, rempah-rempah dan potensi lainnya.

“Disamping itu, dengan terpilihnya Sumatera Barat sebagai satu dari lima destinasi wisata halal terbaik di dunia tahun 2019 oleh Global Muslim Travel Index. Kita optimis bisa memasarkan keindahan alam dan budaya kita sebagai destinasi wisata kepada Yordania. Kita sangat optimis dengan adanya penandatanganan kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari penjajakan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada kegiatan Resepsi Diplomatik dan Pameran Exploring The Indonesia Coffee serta Forum Bisnis di Amman Yordania yang juga difasilitasi oleh IJBC, dapat meningkatkan perekonomian dan pembangunan di Sumatera Barat,” ujarnya.

Audy menjelaskan, IJBC merupakan lembaga yang mampu dan dapat membantu Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mengembangkan, meningkatkan serta memfasilitasi hubungan kerjasama antara pemerintah dan para pelaku bisnis di Indonesia dan Yordania.

Kerjasama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan IJBC yang dilaksanakan merupakan salah satu program 100 hari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dibawah Koordinator Biro Kerjasama, Pembangunan dan Rantau.

“Kita juga akan melaksanakan kerjasama dengan beberapa pemerintah daerah seperti Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Nusa Tenggara Barat dan kerjasama wajib daerah Perbatasan di Sumatera Barat dan kerjasama dengan beberapa Universitas untuk mendukung percepatan pembangunan di Sumatera Barat. Sangat besar harapan kami Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan IJBC ini dapat segera diimplementasikan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan ditindaklanjuti guna melakukan percepatan pelaksanaan program kerja Pemerintah, serta menunjang Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, yaitu Mewujudkan Sumatera Barat Madani yang Unggul dan Berkelanjutan,” harapnya. (rel)

Previous articleHendri Septa Mengaku Bangga dengan Semen Padang, Ada Apa?
Next articleWapres: Pengelolaan Pasar Rakyat Harus Bersih dan Berdaya Saing