Varian Delta Mengancam Sumbar, Mulyadi: Kepala Daerah Harus Waspada

44

Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Barat Mulyadi meminta para kepala daerah di Sumbar waspada dengan Varian Delta Covid-19 yang saat ini mengancam berbagai provinsi di luar Pulau Jawa dan Bali.

Salah satu provinsi yang menjadi perhatian pemerintah pusat ialah Sumater Barat. Mulyadi meminta para kepala daerah, mulai dari gubernur hingga bupati dan walikota bisa mengatisipasi dengan ketat varian tersebut masuk ke Sumbar.

“Kita belajar dari Jawa-Bali, Sumbar harus betul-betul mengantisipasi dan jangan terjadi seperti di Pulau Jawa yang luar biasa meledak yang menelan korban nyawa,” ujar Mulyadi di Jakarta, Rabu (7/7/2021).

Menurut peraih suara terbanyak Pileg 2014 dan 2019 di Sumbar ini, para kepala daerah yang diberi amanah oleh masyarakat Sumbar, harus mengerahkan semua komponen untuk mengantisipasi agar Varian Delta tidak masuk ke Sumbar.


“Tentu harus betul-betul dilakukan atau direncanakan secara cermat dan diantisipasi dengan baik. Jika tidak diprediksi dengan baik, dan baru sadar setelah meledak. Nah inilah bisa terjadi seperti di Jawa,” jelas Mulyadi.

Baca Juga:  Sumbar Minta 800 Ribu Dosis Vaksin ke Pusat

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan 7 provinsi di luar Pulau Jawa untuk mengantisipasi masuknya varian Delta ke wilayahnya. Hal itu disampaikan saat rapat dengan Komisi IX DPR RI, Senin (5/7/2021).

“Ada dua provinsi di Kalimantan yang saya minta untuk diperiksa, yaitu Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Sumatera yaitu Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Lampung,” kata Budi di Komisi IX DPR RI.

Data Kemenkes RI per 6 Juli 2021, jumlah kasus positif virus corona tercatat ada 31.189 penambahan, dari sebelumnya 2.313.829 kasus. Kini, total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 2.345.018 sejak pertama terkonfirmasi pada 2 Maret 2020 lalu.

Sementara, jumlah pasien positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia juga bertambah sebanyak 728 pasien. Total pasien meninggal dunia akibat virus corona menjadi 61.868 orang, dari sebelumnya 61.140 orang.

Tambahan kasus pada hari ini merupakan rekor tertinggi di Indonesia sejak pandemi Covid-19 melanda. Varian Delta disebut menjadi penyebab lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. (rel)