Nevi Minta Penempatan UMKM di Rest Area Jalan Tol Diprioritaskan

60
Anggota DPR RI Nevi Zuairina meninjau pembangunan jalan tol Padang-Sicincin. (IST)

Anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Nevi Zuairina menanggapi pelaksanaan pembangunan Proyek Infrastruktur Jalan Tol Padang-Sicincin ketika kunjungan kerja spesifik Komisi VI DPR RI dengan PT Hutama Karya (Persero) di Sumatera Barat meminta agar para pelaku UMKM diberikan porsi strategis pada rest area yang akan di bangun sepanjang jalan Tol ini.

“Saya Minta UMKM ini nantinya mendapat tempat strategis di setiap rest area yang di bangun sepanjang jalan Tol. Ini akan menjadi etalase yang sangat bagus mencitrakan pemerintah sangat berpihak pada UMKM dan rakyat kecil. Sehingga para pelaku UMKM tidak perlu bersaing dengan para pengusaha besar yang bila ini dibiarkan pasti para pelaku UMKM akan terpinggirkan,” ungkap Nevi.

Kunjungan Kerja Pada Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2020-2021 yang diikuti politisi PKS ini merupakan fungsi pengawasan proyek besar pemerintah yang sangat strategis bagi proses percepatan pembangunan.

Jalan tol Padang-Sicincin ini merupakan bagian dari jalan tol Padang-Pekanbaru yang mempunyai panjang total 254 kilometer dan terbagi menjadi enam seksi, yaitu Seksi I Padang-Sicincin, Seksi II Sicincin-Bukittinggi, Seksi III Bukittinggi-Payakumbuh, Seksi IV Payakumbuh-Pangkalan, Seksi V Pangkalan-Bangkinang dan Seksi VI Bangkinang-Pekanbaru.

Baca Juga:  Yorinaldi Sebut Karyawan Bank Mandiri Sangat Butuh Divaksin. Kenapa?

“Saya menyayangkan, bahwa proyek besar ini agak melamban. Sudah dimulai dari awal 2018, Namun hingga saat ini yang bebas baru 5 kilometer dari panjang proyek jalan tol Padang-Sicincin sepanjang 36,2 kilometer,” ucap Nevi.

Namun Anggota Komisi VI ini menyadari adanya kendala pengerjaan tol akibat pembebasan lahan yang sangat lamban. Ditambah lagi, beban utang BUMN sudah terlampau tinggi, trend ini juga terus meningkat sejak beberapa tahun terakhir.

“Saya berharap, dengan sumber pendanaan berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN) serta alternatif pendanaan melalui creative financing seperti pinjaman perbankan nasional dan multinasional hingga penerbitan obligasi, Jalan tol Padang-Sicincin dapat segera terealisasi. Saya juga berharap agar hendaknya jalan tol Padang-Sicincin ini selesai sesuai jadwal yang direncanakan, agar dapat meningkat pertumbuhan ekonomi setelah pandemi,” tutup Nevi Zuairina. (rel)

Previous articleKomisi I Siap Perjuangkan Anggaran untuk Sekolah di Dharmasraya
Next articleDonor Darah Serikat Pekerja Semen Padang, 170 Kantong Darah Terkumpul