Mulai Hari Ini, Layanan GoRide di Sumbar Aktif Kembali

74

Layanan GoRide di Sumatera Barat telah aktif kembali hari ini, Senin 8 Juni 2020, sejalan dengan berakhirnya pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di provinsi ini mulai kemarin. Di Sumatera Barat, layanan Gojek tersedia di Padang, Bukittinggi, Padangpanjang, Padangpariaman dan Payakumbuh.

Gojek sangat menyambut baik hal ini karena para mitra driver nantinya dapat kembali melayani transportasi bagi penumpang setelah pada penerapan PSBB sebelumnya hanya melayani pengiriman barang (GoSend), pesan antar makanan (GoFood), berbelanja kebutuhan sehari-hari (GoShop), dan lain sebagainya.

Demikian disampaikan Chief Corporate Affairs Gojek Indonesia, Nila Marita, Senin (8/6/2020).

Ia mengatakan, Gojek telah menetapkan prosedur yang mengedepankan aspek kebersihan dan kesehatan termasuk bagi layanan transportasi GoRide dan GoCar, antara lain mewajibkan mitra driver untuk menggunakan masker, sarung tangan dan hand sanitizer sebagai syarat untuk menjalankan order, sesuai dengan peraturan pemerintah.


“Dari berbagai protokol dan edukasi kesehatan yang kami lakukan melalui berbagai jalur, mitra driver kami memiliki tingkat kesadaran yang tinggi atas standar dan protokol kesehatan untuk memastikan keamanan diri mereka dan layanan yang mereka jalankan,” ungkap Nila.

Kemudian sambung Nila, mewajibkan penumpang GoRide dan GoCar menggunakan masker. “Pada layanan GoRide dan GoCar, kami mewajibkan penumpang menggunakan masker selama berkendara, serta menghimbau untuk membawa helm SNI pribadi bagi penumpang GoRide,” jelasnya.

Selain itu kata Nila, Gojek juga mendirikan 130 Posko Aman Bersama Gojek di 16 kota termasuk Padang. Posko ini menyediakan 3 layanan rutin bagi seluruh mitra driver yakni pengecekan suhu tubuh, pembagian healthy kit (masker dan hand sanitizer) dan penyemprotan disinfektan baik ke motor ataupun mobil yang dipergunakan oleh mitra.

Baca Juga:  Sumbar Minta 800 Ribu Dosis Vaksin ke Pusat

Selanjutnya, menambah fitur informasi kesehatan mitra di aplikasi Gojek.
Gojek merupakan layanan on-demand pertama di Indonesia yang meluncurkan fitur ini. Pelanggan dapat mengetahui suhu tubuh mitra driver dan status disinfeksi kendaraan mitra driver melalui aplikasi Gojek. “Fitur ini tidak hanya membantu para pengguna layanan Gojek untuk merasa aman dan memastikan layanan mereka memenuhi standar kesehatan dan higienis, tetapi juga membantu para mitra driver Gojek untuk bisa bekerja dengan tenang,” imbuhnya.

Lalu, menggunakan sekat pelindung plastik. “Saat ini, ribuan armada kami juga telah dilengkapi sekat pelindung pembatas antara mitra driver dan penumpang. Jumlah ini akan terus bertambah ke depannya sebagai bagian dari standar keamanan dan kesehatan kami,” ujarnya.

Terakhir, katanya, menjalankan layanan tanpa kontak fisik secara langsung (contactless delivery). Layanan pesan antar makanan GoFood, layanan telemedik dan pengantaran obat GoMed, serta layanan pengantaran barang GoSend, GoShop dan GoBox tetap beroperasi melayani masyarakat selama periode masa transisi PSBB. Masyarakat dapat menggunakan layanan ini tanpa kontak fisik secara langsung (contactless delivery). (*)