Sinkronkan Rencana Pembangunan di Dharmasraya lewat Musrenbang RKPD

10
Musrenbang RKPD di Kabupaten Dharmasraya. (Foto: IST)

Musrenbang RKPD mengandung bobot kepentingan yang tinggi, yang menitikberatkan pada pembahasan dan sinkronisasi rencana program pembangunan antara pemerintah Kabupaten Dharmasraya dengan masyarakat dan stakeholder terkait, dalam rangka pencapaian tujuan pembangunan bersama.

Untuk itu kepada semua perangkat ddaerah dengan seksama mengevaluasi pencapaian kinerja di tahun 2019 yang lalu dan mempercepat pencapaian target yang belum tercapai pada akhir periode pemerintahan Sutan Riska dan Amrizal Dt Rajo Medan.

Hal itu diungkapan Wakil Bupati Dharmasraya Amrizal Dt Rajo Medan saat membuka Musrenbang RKPD.

Menurut Amrizal, untuk menjaga kesinambungan pembangunan perencanaan tahap akhir dari RPJMD Kabupaten Dharmasraya Tahun 2016-2021 akan menjadi pedoman dalam penyusunan RKPD dan RAPBD tahun pertama dibawah kepemimpinan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang akan terpilih dalam pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) yang akan di selengarakan di tahun 2020 dan pastinya tetap berpedoman pada RPJPD Kabupaten Dharmasraya Tahun 2005-2025 dan mengacu RPJMN 2020-2024.

“Diantara diadakannya Musrenbang tersebut antara lain menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah kabupaten dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan daerah provinsi dan pusat. Mengklarifikasi usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah kabupaten pada musrenbang RKPD Kabupaten di kecamatan sebelum Musrenbang RKPD kabupaten dilaksanakan. Mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan prioritas daerah kabupaten serta menyepakati prioritas pembangunan daerah serta program dan kegiatan prioritas daerah. Forum ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi, dan penyempurnaan terhadap Rancangan RPJMD tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya, jika memperhatikan permasalahan dan kebutuhan pembangunan yang ada saat ini maka target visi dan misi Suka-Aman dinilai sulit terealisasi. Namun demikian, jika kita berfokus pada kekuatan, potensi dan sumber daya pembangunan yang kita miliki, maka visi, misi dan sasaran pembangunan selama lima tahun ke depan yang ditetapkan merupakan rumusan yang sangat realistis.

“Kita meyakini bahwa kelimpahan sumber daya alam daerah jika dikelola dengan tepat dan berdayaguna tentu saja menjadi modal dalam mewujudkan kemandirian ekonomi di Kabupaten Dharmasraya. Demikian pula kita meyakini modal kemitraan dan jaringan kerjasama dengan Instansi Vertikal, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya yang telah kita jalin selama ini, akan menjadi sumber dukungan bagi gerakan dan prakarsa inovatif di Kabupaten Dharmasraya, dan dukungan manajemen, administrasi dan kuangan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan yang semakin cepat, efektif, efisien dan berhasil guna,” paparnya.

Dan yang lebih penting lagi ialah bahwa keberadaan dunia usaha di Kabupaten Dharmasraya selain sebagai penggerak utama perekonomian selama ini, juga merupakan mitra dalam penyelesaian permasalahan sosial yang terus berkembang. Permasalahan penyediaan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang baik bagi masyarakat merupakan permasalah yang muncul seiring dengan bertumbuhnya ekonomi di daerah ini. (ita)