Dorong Pariwisata Bebas Covid-19, Pemprov Fasilitasi Swab Gratis Pelaku Wisata

181
Gubernur Sumbar didampingi utusan BNPB dan Sekretaris Dinas Pariwisata Sumbar, Selasa (9/6/2020) saat rapat terkait kesiapan Sumbar membuat paket wisata bebas Covid-19. (Foto: IST)

Sekaitan dengan penerapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 (TNBPAC) atau new normal di sektor pariwisata, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menegaskan pihaknya akan tetap gencar mempromosikan pariwisata di Ranah Minang ke luar daerah. Salah satu cara dengan memperbanyak paket-paket wisata ke Sumatera Barat.

“Kita akan mempromosikan pariwisata yang bebas Covid-19. Kita akan buat paket-paket wisatanya,” ungkap Gubernur didampingi utusan BNPB dan Sekretaris Dinas Pariwisata Sumbar, Selasa (9/6/2020).

Irwan menegaskan, sebagian besar masyarakat tentu jenuh setelah hampir tiga bulan berdiam di rumah, apalagi bagi kalangan menengah ke atas yang menjadikan traveling sebagai suatu kebutuhan.

“Ini pasar yang mesti kita raih, tentu dengan jaminan penerapan protokol kesehatan Covid-19 pada setiap destinasi wisata,” jelasnya.

Menurutnya, terdapat dua persyaratan mutlak yang harus dipenuhi untuk memulihkan pariwisata pasca-penerapan PSBB di Sumatera Barat.

Pertama seluruh pengelola pariwisata yang terlibat harus bebas Covid-19, dimana melalui kebijakan Pemprov Sumbar, seluruh pelaku usaha wisata akan difasilitasi melalui tes swab secara gratis.

“Termasuk bagi orang yang masuk ke Sumbar melalui jalur udara, wajib swab dan kita sediakan gratis,” jelasnya.

Sedangkan bagi pendatang yang memasuki Sumbar melalui sembilan titik perbatasan darat, diharuskan untuk menunjukkan surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan dari daerah asal.

Persyaratan kedua adalah menjalankan protokol kesehatan Covid-19 pada setiap destinasi wisata yang akan kembali dibuka. Seperti penyediaan thermogun, wastafel, faceshield, penempatan petugas, wajib masker dan lainnya.

“Kalau dua persyaratan ini kita jalankan dengan disiplin, insha Allah kita aman dan tetap produktif,” pungkas Gubernur. (rel/bis)