Selama New Normal Orang Masuk Sumbar masih Dibatasi

535
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersama stakeholder lainnya melakukan pengecekan ke dua pusat perbelanjaan di Kota Padang jelang pemberlakuan kebijakan normal baru. (Foto: IST)

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Senin (8/6/2020) mengecek langsung persiapan penerapan protokol kehidupan normal baru (new normal) di dua pusat perbelanjaan di Kota Padang, yakni Basko Grand Mall dan Transmart.

“Ini persiapan untuk Padang menuju kehidupan normal baru tanggal 13 Juni. Sekarang masih persiapan. Contohnya persiapan di Transmart ini, baru dua lantai yang dibuka, untuk permainan nanti, mungkin di tahap berikutnya,” ungkap Irwan.

Irwan meminta pengelola pusat perbelanjaan, mewajibkan setiap pengunjungnya memakai masker, mencuci tangan dan mengatur jarak satu dengan yang lainnya. Kemudian di setiap pintu masuk, petugas diwajibkan mencek suhu tubuh pengunjung.

“Sejumlah pemerintah kabupaten dan kota juga sedang melakukan persiapan untuk menuju tatanan kehidupan baru. Namun tetap menjalankan anjuran protokol kesehatan,” papar Irwan.

Irwan Prayitno menjelaskan, dari pengecekan tersebut, pihak pengelola pusat perbelanjaan sudah mempersiapkan aturan protokol Covid-19 baik konter dan pengunjung. “Aturannya harus terpajang dipintu masuk. Selain itu pihak TNI dan Polri membackup, mudah-mudahan lancar.

Persiapannya sudah mengikuti standar protokol kesehatan. Antrean berjarak, westafel, thermal gun, hand sanitizer, sarung tangan lainnya. Mudah-mudahan bisa tetap memenuhi keinginan orang untuk berbelanja,” tutur Irwan.

Selain itu, Irwan meminta agar pihak pengelola pusat perbelanjaan bisa menekan pengunjung maksimal 50 persen dari biasanya. “Biasanya masuk 300 pengunjung, harus bisa menekan menjadi 150 pengunjung,” imbuhnya.

Gubernur menambahkan, untuk di perbatasan tetap dilakukan pembatasan yang masuk ke Sumbar sesuai edaran Gugus Tugas Nasional sampai batas tertentu hingga keluarnya Keputusan Presiden RI.

“Perbatasan tetap kita lakukan seperti biasa. Orang masuk Sumbar tetap diperiksa. Ada syarat masuk ke sumbar, dia harus sehat,” jelasnya.

Gubernur menyebut, dua syarat yang harus dipenuhi untuk masuk Sumbar, yaitu dibuktikan dengan rapid test atau swab, kalau melalui bandara wajib swab ulang. Kemudian ada surat dari rumah sakit yang menyatakan dia sehat, tidak punya gejala demam dan sebagainya.

Kemudian ikuti protokol Covid-19, datang pakai masker dan semuanya. Dia harus melapor ke RT/RW dan isolasi mandiri.

“Kalau swab di bandara itu wajib, kita berikan gratis. Di perbatasan darat, cukup rapid test karena gak mugkin pakai swab,” tandas Gubernur. (*)