Capaian Vaksinasi Rendah, Presiden Minta Pemprov Sumbar Lakukan Akselerasi

16

Presiden Joko Widodo mengingatkan Sumbar dan 8 daerah lainnya segera melakukan akselerasi capaian vaksinasinya. Mengingat capaian vaksinasi Covid19 di Sumbar masih rendah, alias masih di bawah rata-rata vaksinasi nasional.

Berdasar data vaksinasi Covid-19 Sumbar per tanggal 7 September 2021, total vaksinasi dosis pertama di Sumbar mencapai 17,56 persen. Atau baru 777.780 dari total sasaran vaksinasi 4.408.509 sasaran. Sedangkan untuk vaksinasi kedua, baru mencapai 9,80 persen.

Peringatan dari residen tersebut, Gubernur Sumbar Mahyeldi selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar mengimbau bupati dan walikota lebih menggencarkan program vaksinasi di daerahnya.

Menurut gubernur stok vaksin Covid-19 di Sumbar, sangat memadai. Hampir setiap hari datang dari Jakarta. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Sumbar, per tanggal 7 September 2021, total stok vaksin Covid-19 yang ada di Gudang Vaksin Dinkes Sumbar, mencapai 198,588 dosis.

Stok vaksin tersebut terdiri dari vaksin Sinovac 41.900 dosis, Astrazeneca 2.550 dosis, Moderna 8.568 dosis dan Coronavac 145.570 dosis.

Selain itu juga terdapat 1.705.712 dosis stok vaksin yang telah didistribusikan ke kabupaten dan kota. Datanya sebagai berikut; Padang 261.910 dosis, Bukittinggi 30.170 dosis, Pariaman 14.520 dosis, Kota Solok 24.340 dosis, Padangpanjang 34.430 dosis, Payakumbuh 41.070 dosis, Sawahlunto 10.040 dosis, Kabupaten Limapuluh Kota 36.540 dosis.

Kabupaten Pasaman 33.770 dosis, Pasaman Barat 23.360, Agam 32.230, Padangpariaman 35.030, Tanahdatar 43.810, Kabupaten Solok 38.870, Solok Selatan 30.760, Sijunjung 31.150, Dharmasraya 85.700, Pesisir Selatan 35.390, dan di Kepulauan Mentawai 27.820 dosis.

Selain itu, vaksin juga didistribusikan ke Denkesyah 01.04.04 sebanyak 62.300 dosis, Bidokkes 70.900, KKP kelas II 2.600, RSUP M Djamil 20.900, RS Otak M Hatta 7.200 dosis.

Baca Juga:  Fadly Ketua Gebu Minang, OSO: Jadilah Lokomotif Kemajuan & Ekonomi Sumbar

Terisah, Wagub Sumbar Audy Joinaldy, mengatakan sedang menyiapkan langkah strategis akselerasi, yakni menggiatkan vaksinasi di sekolah-sekolah, terutama di daerah yang sudah mulai menerapkan sekolah tatap muka.

“Langkah lainnya adalah distribusi vaksin. Saya sudah sampaikan ke dinas kesehatan agar sisa vaksin yang ada didistribusikan segera ke kabupaten kota, terutama ke puskesmas- puskesmas. Dengan begitu kita harapkan terjadi percepatan vaksinasi di Sumbar,” ujarnya.

Berikut persentase capaian Vaksinasi Dosis I per 7 September 2021 :

  1. Kota Padangpanjang 48,15
  2. Kota Bukittinggi 41,43
  3. Kota Solok 34,63
  4. Kabupaten Dharmasraya 32,69
  5. Kota Padang 30,60
  6. Kota Payakumbuh 25,48
  7. Kota Sawahlunto 25,38
  8. Kota Pariaman 19,62
  9. Kabupaten Solok Selatan 19,32
  10. Kabupaten Sijunjung 17,43
  11. Kabupaten Kepulauan Mentawai 16,64
  12. Kabupaten Tanahdatar 14,81
  13. Kabupaten Limapuluh Kota 14,04
  14. Kabupaten Solok 12,53
  15. Kabupaten Pasaman 11,44
  16. Kabupaten Padangpariaman 9,99
  17. Kabupaten Pesisir Selatan 9,51
  18. Kabupaten Pasaman Barat, 7,58
  19. Kabupaten Agam 6,98

Persentase Capaian Vaksinasi Dosis II per 7 September 2021 :

  1. Kota Padangpanjang 32,29
  2. Kota Bukittinggi 20,75
  3. Kota Solok 19,94
  4. Kota Padang 19,10
  5. Kota Sawahlunto 18,67
  6. Kota Payakumbuh 17,78
  7. Kabupaten Dharmasraya 16,12
  8. Kota Pariaman 10,88
  9. Kabupaten Sijunjung 9,49
  10. Kabupaten Kepulauan Mentawai 8,49
  11. Kabupaten Tanahdatar 7,80
  12. Kabupaten Solok Selatan 7,79
  13. Kabupaten Limapuluh Kota 7,23
  14. Kabupaten Pasaman 5,51
  15. Kabupaten Padangpariaman 5,24
  16. Kabupaten Agam 4,73
  17. Kabupaten Solok 4,70
  18. Kabupaten Pasaman Barat 4,60
  19. Kabupaten Pesisir Selatan 4,28