Kunjungi Dapil, Nevi Serahkan 8 Ambulans untuk Layanan Gratis Masyarakat

24

Anggota FPKS DPR RI, Nevi Zuairina kembali menyerahkan bantuan delapan unit ambulans untuk beberapa rumah sakit dan yayasan sosial di daerah pemilihan Sumatera Barat II.

Penyerahan delapan unit ambulan itu sendiri dilakukan di Istana Bung Hatta Bukittinggi. Kegiatan berlangsung dalam khidmat dan sederhana, pekan lalu.

Usai penyerahan bantuan, Anggota Komisi VI DPR itu berharap, bantuan mobil ambulans yang diserahkannya itu dapat dipergunakan untuk keperluan sosial dan membantu masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak serta cepat.

“Mobil ambulans ini mudah-mudahan bermanfaat bagi orang banyak. Dengan adanya pelayanan ambulans ini, semoga masyarakat yang sebelumnya kesulitan mendapatkan akses ke pelayanan kesehatan dapat memanfaatkan dan mudah menjangkaunya,” jelas Nevi.

Legislator asal Sumatera Barat II itu juga menambahkan, dia meminta pihak yayasan dan rumah sakit pengelola bantuan ambulans dapat membuat laporan harian penggunaan dan aktivitas ambulans.

Hal itu, menurut Nevi agar ada keselarasan antara administrasi dengan aktivitas lapangan. “Dengan demikian, fungsi dan kegunaannya mobil ambulans dapat terpantau secara rapi, terutama dalam melayani masyarakat di nagari atau kebutuhan masyarakat sekitar yayasan,” tambahnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Sumbar periode 2010-2020 itu menambahkan agar keberadaan ambulans gratis itu kelak dapat disosialisasikan kepada masyarakat sehingga dapat dimanfaatkan sebaik- baiknya untuk umum.

“Salah satu instrumen agar dapat dikenal luas adalah perlu mencantumkan nomor kontak (call center) yang dipasang di bodi atau kaca mobil. Dengan demikian, keberadaan mobil ambulans ini dapat diketahui masyarakat bagaimana cara mengaksesnya sehingga tujuannya dapat tercapai, yakni membantu masyarakat yang membutuhkan secara optimal,” ujar harap Nevi.

Baca Juga:  Nevi Zuairina Menggulirkan Empat Program Unggulan di Dapil Sumbar II

Nevi juga menguraikan secara teknis umur kendaraan itu akan mampu dan bisa dioperasikan selama dua belas tahun ke depan. Sehingga penerima bantuan diharapkan bisa tetap menjaga sekaligus melakukan pemeliharaan secara teratur.

“Dengan perawatan yang baik ini merupakan upaya mengemban amanah bantuan ambulan sehingga digunakan secara optimal, tepat sasaran dan luas jangkauannya,” urai istri Irwan Prayitno, Ketua Dewan Pakar FPP PKS itu.

Politisi PKS ini juga menginformasikan bahwa ambulans yang diserahkannya adalah bantuan lembaga pemerintah yang disalurkan berawal dari aspirasi lembaga-lembaga penerima yang disampaikan melalui DPR RI.

Karena itu, dia berharap penerima bantuan dapat memelihara amanah dan mengoptimalkan penggunaan bantuan ambulans tersebut.

“Dalam mengoptimalkan keberadaan ambulans ini, perlu keikhlasan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga kita semua dapat mengemban amanah dalam melayani masyarakat. Selain dapat menyelesaikan persoalan di sekitar yayasan atau lembaga, juga mendapat pahala disisi Allah SWT, tutup Nevi Zuairina.

Adapun lembaga dan yayasan penerima bantuan mobil operasional Ambulance antara lain, Yayasan Mande Padang Pariaman, Yayasan Rabbaniyyun Padang Pariaman, Yayasan Al Madani Pasaman, Yayasan Auladi 50 Kota, RSI Aisyiah Pasbar, Yayasan Al Kahfi Pasbar, Yayasan Al Waqaf Al Madani Lubuk Basung Agam dan Yayasan Relindo Sumbar.(rel/idr)