Ini Program Mahyeldi-Audy bagi Masyarakat Pesisir dan Nelayan

70

Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir dan nelayan kecil Sumbar, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) telah menyiapkan sejumlah program strategis. Di antaranya program 1.000 rumpon dan tambak milenial.

Hal ini diungkapkan Kepala DKP Sumbar Yosmeri di sela Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan (Rakorenbang) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di Auditorium Gubernuran, Rabu (10/3/2021).

Diungkapkan Yosmeri, program 1.000 rumpon merupakan keinginan Gubernur Sumbar Mahyeldi untuk meningkatkan hasil tangkapan nelayan di kawasan pesisir.

“Sesuai arahan gubernur, untuk peningkatan ekonomi masyarakat pesisir dan nelayan, kita akan siapkan program 1.000 rumpon untuk mendorong peningkatan populasi ikan. Selain itu juga ada program tambak milenial, yaitu tambak-tambak skala kecil yang dikelola masyarakat pesisir,” jelasnya.

Menurut Yosmeri, beberapa tahun belakangan ini DKP memang tidak lagi melaksanakan program rumpon karena fokus pada alih teknologi nelayan, yaitu teknologi penangkapan.

“Jadi ketika dua metode ini kita lakukan, hasil tangkapan kita harapkan bisa bertambah dan kesejahteraan nelayan pun meningkat,” tambah Yosmeri.

Sementara itu untuk Kabupaten Kepulauan Mentawai disiapkan jadi sentra lobster wilayah Sumbar.

Baca Juga:  Truk Batu Bara Angkut Belasan Penumpang, Dicegat di Pos Penyekatan

Gubernur Mahyeldi selama sesi Rakorenbang dengan kabupaten dan kota sering menekankan agar memaksimalkan potensi hasil laut dan wisata pantai yang sangat bagus.

“Potensi laut Ini perlu kita gali karena negara kita negara maritim. Hasil laut melimpah, tapi kemiskinan malah ada di pesisir, jadi kita harus serius mengelola ini,” tegas Mahyeldi.

Di samping itu, Wakil Audy Joinaldy menegaskan bawah dirinya akan memberikan dukungan dengan mendatangkan investor wisata air atau water sport seperti jetski ke kota atau daerah pesisir yang punya objek wisata pantai, seperti Kota Pariaman.(rel)

Previous articlePadang Usul Rp850 M di APBD Provinsi, Begini Respons Mahyeldi-Audy…
Next articleJokowi Minta Pemda Ajak Ulama, Tokoh Lintas Agama & Santri Vaksinasi