New Normal, Pasien Covid 19 masih Terus Bertambah

270
Sesudut suasana di Pantai Padang

Seiring diberlakukannya Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid 19 (TNBPAC) atau New Normal, terjadi penambahan jumlah masyarakat yang terinfeksi virus corona. Kota Padang yang masih dalam masa transisi hingga 12 Juni 2020, mencatatkan kembali 14 warganya positif Covid 19.

Hal ini disayangkan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Ia kembali mengingatkan masyarakat Provinsi Sumbar untuk tetap dan terus waspada terhadap virus corona.

“Masyarakat Sumbar saya minta selalu waspada sampai Covid 19 ini benar-benar habis,” tegas Irwan Prayitno, Rabu (10 Juni 2020) di Kantor BPBD Sumbar, usai menerima bantuan ratusan wastafel dari Satgas BUMN.

Seperti diketahui, di masa pemberlakuan TNBPAC, sejak Senin (8/6), beberapa objek pariwisata mulai dibuka oleh pemerintah kabupaten kota.

“Mereka sudah memutuskan untuk membuka kembali objek wisata sejak Senin. Kecuali objek pariwisata kolam renang dan tempat pemandian, karena menunggu protap Covid 19,” terang Irwan.

Irwan menilai, pandemik Covid 19 ini hingga Desember, masih ada. Pemberlakukan TNBPAC ini, kemungkinan masyarakat Sumbar yang terpapar Covid 19 akan semakin tinggi.

Irwan mewanti-wanti pihak pengelola objek wisata untuk mempedomani Protokol Kesehatan Covid 19. Hal ini untuk melindungi pengunjung yang sekian lama telah melaksanakan PSBB.

Diakui Irwan, dampak dari pandemik Covid 19 ini, terjadi penurunan PDRB sektor pertanian sebesar 23,8 persen, dan 18 persen sektor jasa. Dari 18 persen sektor jasa yang termasuk sektor pariwisata, uang yang beredar berkurang sampai 50 persen.

Tambah 14 Orang

Sementara itu, hingga pukul 21.00 WIB, Dinkes Sumbar merilis penambahan 14 orang terinfeksi virus corona.  Total telah 659 warga Sumbar terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 28 orang, sehingga total sembuh 389 orang.

Saat inipun masih terdapat 1.000 lebih spesimen yang diterima dan diperiksa dari berbagai rumah sakit di Sumbar.

Di antara 659 pasien covid 19 tersebut, yang dirawat di berbagai rumah sakit hanya 114 orang (17,3%). Selebihnya diisolasi di berbagai fasilitas pemerintah yakni 127 orang (19,3%), isolasi mandiri 54 orang (8,2%), isolasi di Bapelkes 13 orang, BPSDM 36 orang, BPP Padang 4 orang, BDK 20 orang. Sedangkan pasien yang meninggal dunia 29 orang (4,4%), dan sembuh 389 orang (59%). (hsn)