Berlakukan Sanksi Perda AKB, Keterlibatan Semua Pihak Dibutuhkan

53

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menghadiri gelar apel gabungan pasukan penegakan hukum Perda Nomor 6 Tahun 2020. Pengukuhan gelar pasukan ini dimaksudkan untuk menyatakan keterlibatan seluruh unsur terkait dalam penegakan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Dalam apel pengukuhan pasukan yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Sabtu (10/10/2020), Gubernur memberikan apresiasi kepada seluruh pasukan yang bertugas nantinya di lapangan yang terdiri dari gabungan polisi, TNI, kejaksaan, Satpol PP, Dishub, pengadilan tinggi dan BPBD.

“Diawali dengan gelar pasukan pagi ini. Saya apresiasi kegiatan ini, sebagai formalitas simbolik untuk kita turun ke lapangan, baik di kota Padang, maupun kabupaten/ kota untuk mengendalikan Covid-19,” kata Gubernur.

Gubernur menambahkan setelah disahkannya Perda Nomor 6 Tahun 2020 menjadi perda resmi, ada masa 1 minggu untuk sosialiasi kepada masyarakat. Walau waktunya tidak cukup, tetapi sosialisasi akan terus di lakukan ke depan tanpa henti, agar seluruh lapisan masyarakat tahu dengan Perda dimaksud beserta hukuman atas pelanggarannya.

“Hari ini sudah kita mulai penegakan disiplin, pemilik restoran, kafe, hotel dan fasilitas umum lain yang melayani banyak orang, yang belum mengikuti protokol kesehatan, akan terus dilakukan sosialisasi. Tetapi kalau belum juga akan diberi sanksi administratif berupa teguran secara tertulis. Jika setelah sanksi administratif diberikan belum juga mengikuti protokol kesehatan, baru setelah itu kita beri tindakan,” ungkap Gubernur.

Baca Juga:  Gubernur Sumbar Karek Duo Pegawai yang Masuk Kantor

Seperti yang kita ketahui bersama penambahan kasus positif Covid-19 di Sumatera Barat masih banyak yakni diangka 200 per hari, hal ini disebabkan masih banyaknya masyarakat yang berkerumun, sehingga memunculkan klaster-klaster baru yang perlu menjadi perhatian yang lebih serius dari kita semua, baik pemerintah maupun masyarakat.

Gubernur berharap seluruh lapisan masyarakat kompak dalam memerangi Covid-19, baik aparat maupun masyarakat.

“Untuk memerangi Covid-19 ini perlu perhatian kita bersama. Awalnya kita berikan edukasi dan sosialisasi dengan persuasif, bertahap. Tetapi setelah itu baru kita berikan tindakan tegas sesuai Perda dengan niat pengendalian Covid-19. Semua ini haruslah ada kerjasama polisi bersama TNI, kejaksaan, pengadilan, Dinas Perhubungan, BPBD, dan Satpol PP, harus kompak turun ke lapangan untuk memerangi Covid-19 ini,” harap Gubernur. (rel)