Sutopo Kristanto, Ditantang Bangun Dunia Keinsinyuran

10
KOMPAK: Silaturahmi pengurus PII Sumatera Barat di kawasan GOR Haji Agus Salim, Kamis (9/12)(IST)

Nama Sutopo Kristanto muncul dalam bursa pemilihan wakil ketua umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII).

Sebagai sosok senior di organisasi yang menaungi para insinyur tersebut, keputusannya untuk maju pada Kongres PII ke 22 sebagai calon wakil ketua umum menuai perhatian dan dukungan dari berbagai kalangan.

Pilihannya untuk maju dalam kontestasi tersebut telah melalui berbagai pertimbangan yang matang. Sutopo memiliki keinginan untuk mewujudkan PII sebagai pendorong kemandirian bangsa, agen perubahan dan pembangunan, serta value enabler.

“Saya ingin membangun kolaborasi dan aksi untuk PII, karena PII sendiri merupakan organisasi profesi yang penting didalam pembangunan bangsa. Untuk mewujudkan hal itu perlu ditekankan kontribusi aktif serta profesionalisme sumber daya keinsinyuran berbasis iptek. Ini adalah langkah yang dapat memajukan dan meningkatkan kemandirian bangsa ke depan,” jelasnya.

Harapan besar tersebut ia bagi dalam tiga pendekatan. Yang pertama yaitu menyelenggarakan keinsinyuran yang handal dan professional yang mampu meningkatkan nilai tambah, daya guna dan hasil guna, memberikan perlindungan kepada masyarakat, serta mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.

Yang kedua berupa peningkatan penguasaan dan pengembangan IPTEK melalui pendidikan, pengembangan keprofesian berkelanjutan, dan riset, percepatan penambahan jumlah insinyur yang sejajar dengan negara berteknologi maju, peningkatan minat pada pendidikan teknik dan pendidikan mutu insinyur profesional.

Sedangkan yang terakhir memperkuat hilirisasi melalui pemanfaatan inovasi/prakarsa insinyur untuk meningkatkan nilai tambah sektor industri dalam rangka memperkuat ekonomi nasional.

Pandangan tersebut ia sampaikan pada saat melakukan silaturahmi dengan rekan PII Sumatera Barat di kawasan GOR Haji Agus Salim, Kamis (9/12). Pada pertemuan tersebut juga hadir sosok Nasirman Chan selaku ketua PII Sumbar.

Tidak berbeda dengan banyak kalangan, Nasirman menilai Sutopo sebagai sosok yang lengkap. Ketika berbicara Sutopo, segala karakter kepemimpinan seperti integritas, profesionalisme, kerja keras, inovatif, dan kemampuan bekerja sama telah melekat pada dirinya.

Baca Juga:  Yupi Gummy Hadirkan Iven Ajang Pencarian Bakat Yupi’s Got Talent 2022

“Kita melihat sosok Bapak Sutopo sangat positif karena beliau merupakan seseorang yang sarat akan pengalaman baik itu di PII sendiri maupun diluar PII. Tentunya kita mempunyai harapan PII kedepan lebih baik, mempunyai peran besar ditengah masyarakat, bisa bersinergi dengan pemerintah dan menciptakan nilai-nilai tambah terhadap nilai dan jasa. Ini perlu dalam rangka peningkatan kapasitas insinyur dan dalam membangun pengembangan PII kedepan. Sejauh ini sosok beliau kami lihat sangat cocok untuk memimpin PII,” ujarnya.

Pernyataan Nasirman dirasa tidak berlebihan apabila berkaca pada kontribusi Sutopo dalam pembangunan Indonesia sejauh ini. Sutopo merupakan sosok yang terlibat dalam pembangunan Gedung Kantor PII Griya Rekayasa Indonesia, Jakarta International Stadium, pelopor kepemrakarsaan pembangunan jaringan jalan tol lingkar terdalam Jakarta, pelopor pelaksanaan pemutaran pier head proyek Cawang Priok, pelopor hot recyling hotmix daur ulang dan penggunaan sistem box jacking di Indonesia, sistem penyediaan air minum (spam) jatiluhur, dan inovator kepemrakarsaan bisnis lepas pantai akuakultur pertama di Indonesia.

Selain itu ia juga aktif dalam berbagai kepengurusan organisasi besar. Saat ini Sutopo terdaftar sebagai anggota dewan pakar pengurus pusat PII, anggota dewan penasehat badan kejuruan sipil PII, direktur utama PT Griya Rekayasa Indonesia, ketua umum ikatan alumni ITS, anggota dewan penasehat komjur alumni sipil ITS, dan bendahara umum himpunan pengembangan jalan Indonesia.

Dengan berbagai pengalaman tersebut tidak heran apabila ia mengaku siap membantu dan mendampingi ketua umum PII dalam menjalankan organisasi.

Selain itu juga siap menjalin koordinasi, kolaborasi, dan kerjasama dengan semua pengurus pusat, wilayah, dan cabang. Serta menjalankan tugas dan kewenangan sesuai dengan tugas dan fungsi wakil ketua umum PII apabila terpilih nanti. (cr3)