Ketika Tol Padang-Pekanbaru Selesai, Ini Manfaatnya bagi Sumbar…

367

Praktisi pariwisata Sumbar M Zuhrizul berharap proses pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru, yang sudah di-groundbreaking Presiden Jokowi pada 9 Februari 2018 lalu, cepat selesai.

Pasalnya, kata owner Lawang Adventure Park Agam itu, sangat besar manfaatnya bagi Sumbar ketika tol yang masuk dalam proyek strategis nasional itu tuntas dibangun.

“Bagi pemilik tanah terdampak, jelas mendapatkan ganti untung. Sisa lahan di sisi kiri-kanan jalan tol akan mahal sekali. Bila lahan digarap jadi produktif untuk pertanian jelas akan mudah akses transportasi hasil panennya,” ujar Zuhrizul usai diskusi dengan Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, Rabu (10/3/2021) pagi.

Untuk akses transportasi, kata Zuhrizul juga akan semakin cepat. “Jarak tempuh akan semakin dekat, BBM akan lebih irit dan pastinya waktu lebih efisien,” imbuhnya.

Bagi sektor pariwisata, kata Owner Ikarsa Tour itu, juga sangat besar manfaatnya.

“Wisatawan dari luar daerah akan lebih banyak liburan akhir pekan ke Sumbar. Tentu saja ini akan berdampak terhadap peningkatan ekonomi dan pelaku usaha. Efek positif lainnya, otomatis peluang kerja makin banyak terbuka untuk anak kemenakan dan pengangguran akan berkurang,” jelasnya.

Baca Juga:  Andre Rosiade Bantu Keberangkatan Mahasiswa Asal Padang ke Mesir

Terbukanya akses jalan tol itu juga bakal membuka peluang investasi dan berusaha serta program pembangunan selanjutnya dari pemerintah.

“Sumbar akan dapatkan lagi pembangunan-pembangunan selanjutnya. Dan, jelas akan membuat Sumbar tidak tertinggal dari daerah-daerah lainnya,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyebutkan, pihaknya sudah rapat koordinasi untuk percepatan pembangunan tol dan semua pihak mendukung itu. Apalagi besar dampaknya bagi masyarakat dan perekonomian Sumbar.

“Seandainya pembebasan tanah bisa selesai tahun ini, maka tahun 2022 bisa selesai pembangunan tol tersebut,” kata Mahyeldi kepada┬ápara wartawan usai divaksin Covid-19 di Gubernuran, Senin (8/3/2021).

PT. Hutama Karya sebagai pelaksana pembangunan jalan tol pun telah menyatakan tidak ada penghentian pembangunan jalan tol. Pihaknya tetap melakukan pembangunan di lahan yang sudah dibebaskan.(idr)