Maju Pilkada Sumbar, Fakhrizal-Genius Himpun Masukan Jusuf Kalla

Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar Fakhrizal dan Genius Umar bersilaturahmi ke kediaman mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Jakarta, Sabtu malam (12/9/2020).

Dalam pertemuan dihadiri tokoh Minang yang juga mantan Menteri Tenaga Kerja dan Perindustrian Fahmi Idris dan anggota DPR RI Darul Siska itu, Jusuf Kalla berpesan agar Sumbar meningkatkan kualitas pendidikan. Hal tersebut berangkat dari sejarah bahwa pejuang kemerdekaan dari ranah Minang adalah pejuang dengan basis intelektual.

Jusuf Kalla juga berpesan agar membangkitkan pendidikan pesantren karena dulu 9 dari 10 penceramah masjid di Jakarta berasal dari Sumbar.

Kemudian, Jusuf Kalla yang juga sumando urang awak mendorong agar rumah makan Padang terus berinovasi di masa pandemi Covid-19 agar bisa terus bertahan. Apalagi pandemi sekarang sangat dirasakan dampaknya bagi perekonomian.

Genius Umar usai pertemuan mengatakan dirinya bersama Fakhrizal sebagai yunior di pemerintahan bersilaturahmi ke kediaman  Jusuf Kalla sekaligus minta arahan dan menghimpun masukan terkait apa saja ang perlu digerakkan di Sumbar.

“Banyak yang diarahkan kepada kami sebagai yuniornya dalam pemerintahan. Diskusi ini sangat bermanfaat bagi kami dan demi Sumbar maju,” kata Genius.

Baca Juga:  Pesan-pesan Keselamatan Jalan di Halte Kota Padang. Apa Isi Pesannya?

Menurut Genius, silaturahmi dengan para tokoh masyarakat di ranah dan perantauan merupakan tradisi yang baik dalam menghimpun masukan dan saran demi kemajuan daerah. Apalagi dalam membangun, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya kolaborasi  dengan komponen masyarakat terutama tungku tigo sajarangan.

Sebagaimana diketahui, Fakhrizal dan Genius Umar telah mendaftar ke KPU Sumbar, Minggu (6/9/2020) lalu diusung koalisi partai Poros Baru yakni Golkar, PKB dan Nasdem serta didukung Partai Berkarya, PBB dan PKPI plus 13 kelompok relawan.

Dalam bidang pendidikan, pasangan jenderal polisi berbintang dua dan wali kota Pariaman ini telah menyampaikan bahwa akan mewujudkan satu rumah satu sarjana di Sumbar serta sekolah gratis tingkat SLTA. Hal itu untuk meningkatkan pendidikan dan upaya percepatan menuntaskan kemiskinan.

Sedangkan untuk mendorong peningkatan pembangunan dan percepatan layanan publik, keduanya juga mengusung program  anggaran satu miliar satu kecamatan.(idr)