Kondisi Terminal di Sumbar Memprihatinkan, Mungkinkah Dikembangkan?

42
Terminal Bulupitu di Purwokerto ini sangat nyaman dengan konsep rest area, pengunjung bisa foto selfie di taman sekitar terminal yang instagramable.

Kondisi terminal Type B yang melayani angkutan kota dalam provinsi (AKDP) di Provinsi Sumbar dan Provinsi Bangka Belitung ternyata sebelas-duabelas. Sama-sama memprihatinkan karena sangat sepi penumpang.

Hal itu diungkapkan Kepala Dishub Sumbar Heri Nofiardi dan Kepala Dishub Bangka Belitung KA Tajuddin saat rapat bersama di Kantor Dinas Perhubungan Sumbar, Senin (12/10/2020).

Namun, Heri Nofiardi sudah mempunyai wacana untuk mengembangkan seluruh terminal Type B di Sumatera Barat menjadi rest area. Jadi tidak hanya berfungsi sebagai terminal angkutan umum tapi juga kendaraan pribadi.

“Ke depan, terminal Type B ini kita kembangkan mirip rest area. Tidak hanya melayani penumpang angkutan umum tetapi juga angkutan pribadi,” ujar Heri Nofiardi saat menerima rombongan Anggota Pansus Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan DPRD Bangka Belitung (Babel) itu.

Apa yang diungkapkan dua Kadishub Provinsi itu tidak dipungkiri oleh Wakil Ketua Pansus Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan DPRD Babel, Rudi Hartono. ‘’Kondisi terminal Type B di Bangka Belitung saat ini sangat memiriskan. Sepi penumpang,” ungkapnya.

Heri menjawab, sepinya aktivitas terminal Type B di Sumbar karena bus AKDP kalah saing dengan layanan sewa bus dan angkutan online. ‘’Mereka hadir dengan layanan lebih baik, dan mengantarkan penumpang sampai ke alamat tujuan. Termasuk juga akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang juga berdampak penurunan penumpang,” ujar Heri.

Baca Juga:  Darul Siska Salurkan Bantuan Pangan Kepada 10.000 Relawan Covid-19

Untuk mengembangkan terminal Type B di Sumbar, dibutuhkan anggaran yang cukup besar. Sementara alokasi anggaran yang disediakan cukup minim, hanya Rp10 miliar. Termasuk juga penyediaan SDM dan pemeliharaannya. Akibatnya, pengembangan yang direncanakan itu masih terkendala.

Heri membayangkan di terminal Type B itu nanti  setiap pengendara akan singgah dan menikmati aneka kuliner dan minuman yang disediakan pedagang. “Masyarakat juga melaksanakan ibadah salat di mushala yang dibangun representatif, dan juga tersedia toilet yang bersih. Tak lupa juga kita sediakan WiFi dan pelayanan lainnya,” terangnya.

Kepala Dishub Babel, KA Tajuddin mengaku cukup tertarik dengan pengembangan terminal Type B yang akan dilakukan Dishub Sumbar. Pengembangan terminal seperti itu, menurutnya, bisa pula diadopsi nantinya di Provinsi Babel.

“Namun yang pasti, kita di Bangka Belitung akan membangun Terminal Type B dengan konsep pelayanan seperti di Bandara. Lokasi sudah ada. Dari Bandara, penumpang didrop ke terminal Type B yang akan mengantarkan penumpa
Rest Areang ke berbagai jurusan. Sistem konektivitas terpadu. Nanti juga ada sewa dan retribusi dari terminal yang akan jadi pemasukan PAD,” ungkap Tajuddin.  (*/hsn)