Biro SDM Polda Sumbar Bekali PNPP Kelas Pranikah

38
Jajaran Biro SDM Polda Sumbar bersama PNPP yang akan berumah tangga usai memberikan pembekalan melalui Program Kelas Pranikah.

Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sumbar memberikan pembekalan bagi seluruh Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) di lingkungan Polda Sumbar yang akan berumah tangga dengan Program Kelas Pranikah.

Kelas Pranikah ini merupakan sebuah terobosan kreatif yang digagas oleh Biro SDM Polda Sumbar untuk meminimalisir permasalahan atau mengurangi konflik yang mungkin terjadi dalam menjalani bahtera rumah tangga nantinya, bagi semua PNPP.

“Program Kelas Pranikah ini dilaksanakan satu kali dalam sebulan yang kita pusatkan di Mapolda Sumbar dan diikuti PNPP, baik personel Polda maupun Personel Satwil,” kata Kepala Biro SDM Polda Sumbar KBP Defrian Donimando melalui Kabag Watpers AKBP Jamalul Ihsan, Senin (14/3/2022).

Menurut Jamalul, Program Kelas Pranikah ini penting diberikan kepada PNPP yang akan berumah tangga sebagai upaya memberikan pembekalan dan pemahaman kepada calon ibu Bhayangkari ataupun seorang lelaki yang nantinya akan mendampingi seorang alat negara yang harus siap mengabdi kapan saja dibutuhkan.

Dalam pelaksanaan Program kelas Pranikah ini, lanjut Jamalul, ada beberapa materi yang akan disampaikan kepada peserta. Di antaranya, tentang makna dan komitmen berumah tangga, resolusi konflik dalam rumah tangga.

Baca Juga:  Dituding Mengganggu OPD, Anggota TPSM Meradang

Lalu, materi tentang bagaimana membangun komunikasi dengan pasangan dan keluarga besar, pengenalan tugas Polri dan organisasi Bhayangkari, pengelolaan dan manajemen keuangan rumah tangga, perencanaan keluarga bahagia.

Selain itu, materi kaidah pernikahan menurut agama Islam, dan materi kesehatan dalam keluarga. Materi tersebut disampaikan oleh para narasumber yang berkompeten di bidangnya, termasuk dengan mendatangkan ustaz serta pemuka agama.

Jamalul menyampaikan, Program Pranikah ini dimulai sejak November 2020 dan hingga kini telah dijalankan Biro SDM Polda Sumbar sekitar dua tahun. Harus diikuti PNPP yang akan menikah agar agar dua insan dari latar belakang yang berbeda nantinya dapat menyatu dengan saling mengisi dan memahami tugas masing-masing.

“Hingga Februari 2022, tercatat sebanyak 128 PNPP di lingkungan Polda Sumbar telah mengikut kelas pranikah ini. Dan Alhamdulillah belum ada yang mengalami konflik rumah tangga yang urusannya sampai ke kantor,” tutur Jamalul. (idr)