Program Kemitraan CSR Semen Padang Berdampak Multiplier Effect

Silo 8 PT Semen Padang dilihat dari Kompleks HO II Ranah Cubadak Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubukkilangan.

PT Semen Padang menunjukkan komitmennya memajukan ekonomi masyarakat Sumbar, khususnya Padang. Perputaran roda ekonomi Padang, salah satunya juga peranan pabrik semen tertua di Kecamatan Lubukkilangan itu.

Kontribusi PT Semen Padang mendukung pelaku UMKM tidak hanya melalui pinjaman bergulir, tapi juga dalam bentuk pembinaan. Program pemberdayaan masyarakat melalui Basinergi Mambangun Nagari (BMN) oleh CSR Semen Padang, melalui Forum Nagari di lingkungan perusahaan. Program lainnya, bantuan fisik berbagai infrastruktur. Terakhir, Semen Padang telah membantu menormalisasi intake Baringin dengan anggaran lebih dari Rp1 miliar.

Tokoh masyarakat Lubukkilangan Darmansyah Siroen menuturkan keberadaan Semen Padang diakui sangat dirasakan manfaatnya. “Sebagian besar karyawan Semen Padang itu tinggal di Lubukkilangan. Dan tentunya, putaran uang ada di sana,” kata Darmansyah Siroen, Jumat (14/8/2020).

Geliat roda ekonomi Lubukkilangan ini juga tidak terlepas dari kerjasama PT Semen Padang dengan vendor lokal yang merupakan putra-putri Lubukkilangan. “Keberadaan vendor ini, juga menyerap banyak tenaga kerja, mencapai ribuan orang,” tukasnya.

Selain itu juga melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat dari CSR Semen Padang yang direalisasikan melalui Forum Nagari. Bahkan dalam setahun, alokasi dana untuk Forum Nagari Lubukkilangan mencapai Rp2,1 miliar.

“Ada 7 Forum Nagari di Lubuk Kilangan dan itu tersebar di masing-masing kelurahan. Alokasi anggaran yang diterima oleh masing-masing Forum Nagari di kelurahan itu rata-rata Rp300 juta per tahun. Ini baru Lubukkilangan, belum lagi Kecamatan Pauh, dan Kelurahan Pampangan Nan XX,” ujarnya.

Melalui Forum Nagari tersebut, tambahnya, tentu berbagai program pemberdayaan masyarakat dapat digerakkan dengan maksimal. Seperti 2019 misalnya. Melalui bantuan dari CSR Semen Padang, Forum Nagari Kelurahan Indarung bisa menggelar kegiatan pelatihan membuat cake.

“Pelatihan ini bernilai ekonomis bagi peserta pelatihan, karena mereka bisa membuat cake untuk dijual. Program-program pelatihan seperti ini ke depan akan terus kami kembangkan,” bebernya.

Baca Juga:  Genius Bertemu Benny Utama, Fakhrizal Sambangi Purnawirawan

Di tengah pandemi Covid-19 ini, sebut Darmansyah, Semen Padang bekerjasama dengan Forum Nagari, juga hadir membantu ekonomi masyarakat melalui bantuan sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19. “Bantuan sembako itu disalurkan dua tahap, yaitu periode Mei dan Juli kemarin,” ujarnya.

PTSP Genap 110 Tahun

Pakar ekonomi dari Unand Prof Dr Edy R Rasyid Ak, menilai PT Semen Padang yang tahun ini genap berusia 110 tahun itu, semakin matang.

“Kita semua tahu bahwa Semen Padang merupakan satu-satunya Industri yang dimiliki masyarakat Ranah Minang. Keberadaan Semen Padang itu telah memicu roda perekonomian di Sumbar. Dan itu dapat dilihat dari penyerapan tenaga kerja oleh PT Semen Padang,” katanya.

Selain dapat menyerap tenaga kerja, Edy juga mengapresiasi Corporare Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang. Kata Edy, CSR perusahaan semen di Kota Padang itu sejauh ini selalu konsisten dalam memberdayakan masyarakat lingkungan Sumbar melalui berbagai program.

Seperti Program Kemitraan yang dinilai memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi. “Bahkan, banyak pelaku UMKM sukses dan mandiri berkat Program Kemitraan dari CSR Semen Padang tersebut,” ujar Edy R Rasyid. (*/hsn)