Iven Minang Geopark Run Ditabuh 20 November, Peserta Dibatasi 400 Orang

108

Iven spot tourism Minang Geopark Run kembali digelar tahun ini. Sebelumnya, tahun 2020 sempat vakum akibat wabah pandemi Covid-19.

“Minang Geopark Run 2021 bakal kita gelar pada 20 November mendatang. Acara berlangsung di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh,” ujar Ketua Panitia Minang Geopark Run 2021, Iftri Saputra.

Dia menyampaikan hal itu saat sesi jumpa pers di Auditorium Gubernur Sumbar, Minggu (14/11/2021), usai lari bersama dan dilepas secara simbolis Gubernur Sumbar Mahyeldi.

Iftri menjelaskan, iven ini bertujuan untuk mengajak masyarakat terutama para pelari untuk berolahraga bersama sambil menikmati keindahan alam serta budaya di kawasan Geopark Sumbar.

Sejak dimulai pada 2018, iven ini diikuti 1.000 orang peserta. Tahun 2019 sebanyak 1.500 peserta. Tidak hanya dari Indonesia, iven ini diikuti peserta dari luar negeri seperti Amerika Serikat, Jerman, Kenya, dan Malaysia.

Meski digelar tahun ini, lanjut Iftria, pelaksanaan Minang Geopark Run menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19. Peserta hanya dibatasi 400 orang.

Selain itu, tidak dibuka kuota untuk peserta dari luar negeri dan pada peserta wajib menjalani vaksinasi Covid-19 dan rapid test antigen.

“Jadi, kita batasi jumlah peserta agar protokol kesehatan benar-benar bisa diterapkan. Saat ini, selain dari Sumbar, peserta yang daftar ada dari Pekanbaru dan Jakarta,” ungkap Iftri.

Baca Juga:  PLN Dominasi Penghargaan K3, Gubernur: K3 Adalah Investasi

Minang Geopark Run 2021 terdiri dari dua rute, yakni rute 10 kilometer khusus untuk kategori race individu dan 65 kilometer dengan dua kategori race, relay atau tim, dan kategori ultra.

Untuk rute 65 kilometer, start di Batang Agam Payakumbuh, Ampangan Panglima Polim, Aia Tabik, Sarilamak, Kelok 9, lalu finish di Lembah Harau Limapuluh Kota.

Sedangkan rute 10 kilometer, start di Batang Agam, Jalan Pahlawan, Sikabu, lalu finish di Panorama Ampangan.

Peserta yang menang di setiap kategori bakal mendapat hadiah uang tunai, plakat, sertifikat, dan suvenir.

Selain itu, untuk peserta yang mendaftar di kategori ultra, bakal ada field trip ke beberapa tujuan wisata di Sumbar pada 19 November.

“Dan akan ada wisata kuliner serta budaya yang pastinya bikin makin penasaran untuk terus lanjutin kegiatan,” sebut Iftri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Novrial mengatakan, iven Minang Geopark Run telah menjadi salah satu agenda tahunan kepariwisataan Sumbar.

Pihaknya mendorong untuk tahun selanjutnya agenda ini juga digelar di lokasi geopark lainnya di Sumbar, seperti di Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya.

“Dengan adanya iven ini, semoga bisa terus mendongkrak pariwisata Sumbar dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Novrial. (idr)