Di Hadapan DPRD, GM PLN Tegaskan Tidak Ada Kenaikan TDL Sejak 2017

33
Manajemen PLN UIW Sumbar menghadiri Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IV DPRD Sumbar, Senin (15/6/2020) di Gedung DPRD Sumbar.

GM PLN UIW Sumbar, Bambang Dwiyanto menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif dasar listrik (tdl) sejak 2017. Hal itu ditegaskan Manajemen PLN UIW Sumbar saat menghadiri undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Sumbar, Senin (15/6/2020) di Gedung DPRD Sumbar.

Lonjakan tagihan rekening listrik itu kata Bambang, disebabkan oleh intensitas pemakaian listrik pelanggan yang meningkat selama masa PSBB saat pandemi covid-19 merebak.

“Perlu kami tegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif dasar listrik sejak tahun 2017. Lonjakan tagihan listrik yang dirasakan sebagian pelanggan rumah tangga akibat pemakaian yang berlebih sejak kebijakan dirumah aja, catat meter rata-rata selama PSBB, serta bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H yang mengakibatkan segala aktivitas baik bekerja belajar dan beribadah semua dilakukan di rumah,” ujar Bambang, yang datang bersama manajemen PLN Sumbar memberikan pemaparan terkait lonjakan tagihan listrik kepada Wakil Ketua Komisi IV, anggota DPRD Komisi IV, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sumbar, YLKI, BPSK, dan media.

Ia menambahkan bahwa karena adanya catat meter rata-rata, maka pada tagihan April dan Mei tidak sepenuhnya sesuai dengan penggunaan aktual pelanggan. Padahal terjadi peningkatan aktivitas di rumah yang signifikan sehingga pemakaian listrik meningkat dari biasanya.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumbar Mesra berharap adanya rapat dengar pendapat antara PLN dengan DPRD, maka gejolak di tengah masyarakat dapat diredam karena lebih memahami penyebab terjadi lonjakan tagihan.

“Harapan kami sebagai wakil rakyat PLN dapat berkontribusi kepada masyarakat pun juga lebih meningkatkan sosialisasi agar seluruh pelanggan bisa memahami bahwa sebetulnya lonjakan tagihan listrik pelanggan murni karena jumlah pemakaian yang meningkat,” tutur Mesra.

PLN proaktif melakukan sosialisasi untuk menjelaskan kepada masyarakat perihal penyebab lonjakan tagihan.

Segala keluhan dan pengaduan dapat disampaikan pelanggan melalui layanan contact center PLN 123 yang dapat diakses melalui layanan telepon, media sosial, dll.

Pun PLN juga terus meningkatkan pelayanan dengan membuka posko-posko pengaduan di setiap unit-unit PLN demi memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. (hsn)