Wali Nagari Banyak yang Hebat. Apa Kriterianya…

36
Ketua dan Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar menerima laporan dan evaluasi KI Sumbar 2019.

“Saya kaget, ternyata banyak Wali Nagari yang hebat, baik itu pemikiran maupun visi ke depan, ini sudah menjadi modal untuk nagari menjadi hebat termasuk soal inovasi dalam transparansi,” ungkap Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar HM Nurnas.

Ia mengungkapkan hal itu saat diskusi santai dengan rombongan Komisi Informasi Sumbar, yang menyerahkan laporan dan evaluasi KI 2019 ke Komisi I DPRD Sumbar, Senin (15/6/2020).

Nurnas menyebut walinagari di Sumbar adalah orang orang yang hebat, bahkan di beberapa nagari yang dikunjungi, wawasan Wali Nagari itu melebihi selingkar nagari itu saja.

Maka, salah satu yang mendesak, menurut Nurnas adalah keterbukaan informasi di nagari-nagari. Dari beberapa kunjungan komisi 1 ke nagari, terungkap bahwa banyak nagari yang sebetulnya sudah maju dalam hal transparansi.

“KI ke depan harus fokus bagaimana membuat program langsung ke nagari, karena keterbukaan informasi di tingkat nagari sangat penting untuk membumikan transparansi,” ulas Nurnas.

Menjawab hal tersebut Komisi Informasi yang dihadiri oleh Nofal Wiska, Adrian Tuswandi, Arif Yumardi dan Tanti Endang Lestari, menyambut baik tantangan tersebut.

“Fokus kita ke depan memang bagaimana memberikan penyadaran ke publik tentang hak mereka mendapatkan informasi, salah satunya adalah melalui nagari, terima kasih atas masukan pak Nurnas, kita akan rancang kegiatannya,” jawab Arif Yumardi.

“Beberapa program sudah direncanakan seperti project nagari percontohan, membentuk relawan di tingkat nagari, dan program lainnya, Insya Allah dengan dukungan Komisi 1 di APBD Perubahan akan kita laksanakan,” sambung Tanti Endang Lestari, yang membidangi kelembagaan.

HM Nurnas berharap Komisi Informasi ke depan terus bergerak dalam penguatan keterbukaan informasi publik, hingga ke akar rumput. Target untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat sudah tepat.

“Tapi polanya tidak harus formal, seperti rapat rapat atau bimtek, KI harus mencari cara kreatif agar masyarakat benar benar paham tentang hak mereka,” harap Nurnas.

Sementara itu, Laporan KI Sumbar langsung diterima oleh Ketua Komisi I Syamsul Bahri yang menilai penyerahan laporan kerja ini patut dicontoh oleh yang lain. Karena berdasarkan laporan kerja yang berbentuk buku tersebut, DPRD akan makin mudah melakukan evaluasi. (hsn)