Bapenda Sumbar Gratiskan BBNKB dan Hapus Denda Pajak Kendaraan 

525
ilustrasi pajak. (net)

Relaksasi bagi masyarakat yang masih saja dilanda pandemi covid-19, Pemprov Sumbar memberikan pemutihan denda pajak, dan menggratiskan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB). Kebijakan ini berlaku selama dua bulan, dari tanggal 15 Oktober hingga 15 Desember 2021.

“Untuk pembayaran dapat dilakukan pada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Satu Atap (Samsat) di Sumbar,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumbar, Zaenuddin, Jumat (15/10/2021).

Pemutihan denda atau keringanan itu untuk denda administrasi pajak. Seperti, denda kendaraan bermotor yang terlambat membayar pajak, atau yang menunggak pajak kendaraan bermotor.

“Kita memahami minimnya daya beli masyarakat membuat perekonomian menjadi lesu. Jelas ini juga berpengaruh pada ketaatan masyarakat membayar pajak. Untuk itu kita berikan keringanan ini,” jelasnya.

Kebijakan pemutihan denda itu, tambahnya, diharapkan pemilik kendaraan bermotor kembali membayar pajak. Kemudian untuk pemilik kendaraan yang belum atas nama sendiri, juga dapat melakukan balik nama. Baik untuk plat kendaraan yang no BA, juga untuk sama-sama plat BA.

Baca Juga:  300 Lebih Anggota DPRD Terjerat Kasus Korupsi!! Ini Kata KPK!!

“Untuk bea balik nama juga kita bebaskan, baik untuk plat nomor Sumbar maupun dari luar Sumbar, seperti dari plat B ke BA,” terangnya.

Dengan menghapuskan denda pajak tersebut masyarakat dapat dimudahkan. Sebab, denda keterlambatan membayar pajak tersebut cukup besar, yakni 2 persen per bulan. Jika terlambat satu tahun, maka dendanya mencapai 24 persen.

Begitu juga dengan BBNKB, nilainya juga meringankan masyarakat dengan ketika bea itu dibebaskan. Karena, tanpa pemutihan, pemilik kendaraan bermotor akan dikenakan 1 persen dari harga kendaraan untuk bea balik nama. Artinya, jika sepeda motor nilainya Rp20 juta maka bea balik namanya mencapai Rp200 ribu.

Begitu juga dengan nilainya lebih mahal, seperti mobil dengan harga Rp500 juta, maka bea balik namanya bisa dikenakan Rp5 juta untuk bea balik nama. Dengan dibebaskan, maka bea itu digratiskan.(*)