Positif Covid-19 Capai Angka Tertinggi

40
Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal.(IST)

Sumbar terus mengalami lonjakan kasus positif Covid-19. Dalam sehari kasus terkonfirmasi jumlahnya selalu ratusan. Bahkan Rabu (14/7) sebanyak 666 warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19. Angka ini termasuk yang paling tinggi selama pandemi di Ranah Minang.

Untuk itu, masyarakat diminta disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) serta ikut menyukseskan program vaksinasi. Karena penyebaran virus tidak memandang usia dan jabatan. Seperti yang dialami Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal.

Meski sudah dua kali vaksin, namun ia dinyatakan positif Covid-19. Jasman positif berdasarkan laporan dari Kepala Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand), Andani Eka Putra, Kamis (15/7).

“Dengan ini kami sampaikan, bahwa hasil PCR saya tadi pagi telah keluar dan terkonfirmasi positif terinfeksi korona. Mohon doa, kiranya kami segera sembuh,” tulis Jasman di salah satu grup WhatsApp.


Jasman Rizal menjelaskan, sebelummya dirinya melakukan tes PCR karena kontak erat dengan seseorang yang dinyatakan positif covid-19 pada hari Minggu 11 Juli 2021. Tes PCR kali ini merupakan yang ke-62 kali baginya selama pandemi Covid-19.

“Saya kontak erat melakukan cek lapangan ketersediaan oksigen, tempat tidur dan lain-lain untuk pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Padang bersama rombongan OPD lain,” katanya.

Usai kegiatan itu, badannya telah mulai meriang dan sakit kepala. Kemudian esoknya harinya Rabu (14/7) malam mulai batuk-batuk dan flu ringan.

“Saat itu saya berkeyakinan sangat bahwa saya telah terpapar Covid-19. Kemudian Kamis pagi badan sudah mulai terasa segar dan saya harus memastikan apakah saya positif dan negatif covid-19,” sebut Kepala Dinas Kominfotik Sumbar ini.

Jasman menuju laboratorium untuk memastikan langsung apakah dirinya positif Covid-19 atau tidak. Hasil tes itu menyatakan dia positif Covid-19. Saat ini Jasman telah melakukan isolasi.

Sebelumnya, dalam kunjungan kerja yang sama dengan Jasman Rizal, Kalaksa BPBD Sumbar Erman sudah lebih dulu dinyatakan positif Covid-19. Saat ini Erman Rahman juga sudah melakukan isolasi mandiri. Saat dihubungi, Erman Rahman mengatakan kalau kondisi badannya terasa lemah dan letih.

“Badan terasa letih, jadi harus banyak istirahat dulu,” ujarnya.

Diakhir pembicaraan ia berpesan agar masyarakat tetap disiplin prokes dan tidak abai. Ia mencontohkan dirinya sangat ketat dalam penerapan prokes namun masih juga bisa terpapar virus.

Sementara itu, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Pasaman Barat, juga twrus mengalami lonjakan. Kamis (15/7) Satgas Penanganan Covid-19 setempat menginformasikan ada penambahan 35 warga positif korona.

“Iya, benar ada terjadi lonjakan kasus Covid-19 Kamis kemarin. Faktanya sebanyak 35 orang positif. Data terakhir kalau kita totalkan sudah 1.341 orang yang positif. Sembuh 1.051 orang, meninggal dunia 78 orang dan dikarantina ada 212 orang,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Pasaman Barat, Gina Alecia di Simpang Empat, Kamis (15/7) sore.

Baca Juga:  BNI Salurkan Bantuan Sosial PKH dan Sembako Melalui Agen46

Menurutnya, kasus Covid-19 itu diketahui berdasarkan hasil Laboratorium FK. Unand Nomor 1762/07/PDRPI-FK/2021 tanggal 15 Juli 2021 terhadap hasil SWAB pada Puskesmas Sukamenanti tanggal 13 Juli 2021, didapatkan 20 orang terkonfirmasi positif.

Lalu hasil Laboratorium FK. Unand Nomor 1744/07/PDRPI-FK/2021 tanggal 15Juli 2021 terhadap hasil SWAB RSUD Pasaman Barat tanggal 14 Juli 2021 didapatkan empat orang terkonfirmasi positif. Hasil Laboratorium FK. Unand Nomor 1625/07/PDRPI-FK/2021 tanggal 14 Juli 2021 terhadap hasil SWAB Puskesmas Ophir didapatkan satu orang terkonfirmasi positif.

Kemudian, hasil Laboratorium FK. Unand Nomor 1727/07/PDRPI-FK/2021 tanggal 15 Juli 2021 terhadap hasil SWAB pada RS Ibnu Sina Simpang Empat tanggal 13 Juli 2021, didapatkan 9 (Sembilan) orang terkonfirmasi positif. Terakhir dari hasil Laboratorium RSU Bunda Jakarta tanggal 15 Juli 2021 terhadap hasil SWAB pada Eco Medical Laboratorium Simpang Empat tanggal 14 Juli 2021, didapatkan satu orang pasien terkonfirmasi positif.

Ke 21 pasien konfirmasi positif virus korona itu, tambah Gina, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Pasaman Barat dan RS Ibnu Sina Simpang Empat serta direncanakan diisolasi di RSUD Pasaman Barat, RS Ibnu Sina Simpang Empat dan Diklat BKPSDM Talu.

“Saat ini kami  juga telah melaksanakan langkah cepat proses tracking untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tegas Gina.

Vaksinasi Hingga ke Kejorongan

Sementara itu, Bupati Pasbar Hamsuardi mengatakan, pihaknya akan melakukan vaksinasi Covid-19 hingga ke tingkat jorong. Upaya itu akan dilakukan dalam waktu dekat ini bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Vaksinasi merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menekan penyebaran virus korona ini. Kalau masalah persediaan vaksin hingga saat ini mencukupi. Jika kurang maka akan ditambah lagi. Untuk itu, dia mengajak seluruh masyarakat agar bersedia melakukan vaksin Covid-19 untuk meningkatkan imun tubuh sehingga terhindar dari virus korona.

“Kalau ada warga kita ingin vaksin silakan datang ke puskesmas terdekat,” sebutnya.

Selain itu juga diharapkan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas keluar rumah.

Kemudian mengenai tempat isolasi yang disediakan masih mencukupi bagi pasien Covid-19. Seperti di Balai Diklat BKPSDM Talu, RSUD Pasaman Barat, RS Ibnu Sina dan mess Pemda Pasaman Barat di Air Bangis. (wni/roy)