Objek Wisata Masih Ramai Pengunjung

169
MENINGKAT: Festival Pantai Kota Pariaman menjadi mangnet bagi pengunjung. Setelah diperpanjang, pemerintah setempat resmi menutup festival tersebut, kemarin (16/5).(IST)

Dua pekan usai Lebaran, kunjungan ke sejumlah objek wisata di daerah terus membeludak. Di Kota Pariaman, melihat antusias wisawatan yang berkunjung ke destinasi wisata yang ada, Pemerintah Kota Pariaman memperpanjang pelaksanaan Festival Pantai hingga Senin (16/5).

Sebelumnya, Pemko Pariaman menjadwalkan pelaksanaan Festival Pantai Pariaman 2022 selama 13 hari tepatnya pada periode 3 – 15 Mei 2022, guna menyambut wisatawan yang berkunjung ke Kota Pariaman selama libur Lebaran 2022.

“Namun, karena animo wisatawan yang luar biasa untuk menikmati pariwisata di Kota Pariaman, maka saya memutuskan untuk memperpanjang Festival Pantai Pariaman yang sedianya sampai 15 Mei 2022, menjadi 16 Mei 2022,” ujar Wali Kota Pariaman, Genius kemarin.

Genius mengambil keputusan tersebut karena Senin 16 Mei 2022 adalah hari libur nasional. Sekaligus memenuhi keinginan wisatawan yang akan berkunjung ke Pariaman.
Genius Umar menambahkan, Senin (16/5) juga dilakukan kegiatan penutupan Festival Pantai Pariaman 2022.

“Untuk penutupan Festival Pantai Pariaman 2022 menampilkan 100 gandang tasa dan kesenian khas Pariaman di Pentas Seni Pantai Gandoriah Kota Pariaman,” ujarnya.

Festival Pantai Kota Pariaman Tahun 2022 digelar di delapan titik destinasi wisata yang ada di Kota Pariaman. Mulai dari Pantai Sunur, Pantai Binasi, Pantai Kata, Pantai Cermin, Pantai Gandoriah, Pulau Angso Duo, Talao Pauh hingga Pantai Apar.

Khusus untuk penampilan kesenian di hari terakhir ini, diisi oleh penampilan seni dari dari mahasiswa ISI Padangpanjang, Sanggar Mustika Minang Duo Kota Pariaman dan penampilan seni dari SMPN 7 Pariaman.

“Dengan adanya penampilan atraksi seni dan budaya khas Pariaman di Festival Pantai ini setiap harinya, wisatawan sangat antusias dan memberikan dampak positif bagi sekolah-sekolah yang ada di Kota Pariaman sebagai pengisi acara,” ujarnya.

Genius Umar mengucapkan terima kasih kepada panitia dan seluruh tim pengisi acara atas kesuksesan festival tersebut.

“Saya juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada unsur Forkopimda, mulai dari Kapolres Pariaman dan Dandim 0308 Pariaman, beserta jajaran yang telah menjaga ketentraman dan ketertiban selama penyelenggaran Festival Pantai ini, termasuk saran-saran yang disampaikan kepada kami dalam membangun Pariwisata Kota Pariaman,” tukasnya.

Genius juga berterima kasih kepada semua OPD terkait, mulai dari Dinas Pariwisata Kebudayaan, Dinas Pol PP Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas Perkim Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, BPBD, BPKBD, Dinas Pendidikan dan Dinas Kominfo yang telah bertugas selama libur lebaran, serta menjalankan amanah ini dengan baik.

Baca Juga:  Dukung Transisi Energi, Surat Edaran Gubernur Sumbar Resmi Terbit

Ia berharap pariwisata Kota Pariaman semakin terkenal. Tidak hanya di Indonesia namun juga mancanegara.

Kunjungan Wisatawan Meningkat

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Olahraga Pemkab Dharmasraya, Sutan Taufik didampingi Kabid Pariwisata, Benny Mandala Putra mengatakan, berdasarkan data dinas, pada momen Lebaran 2022, di sejumlah objek wisata ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias mengisi liburan lebaran tahun ini setelah sempat ditutup selama dua tahun ini, dan kabar baiknya juga sejumlah objek wisata di daerah kita kian diminati warga. Klaim tersebut berdasarkan data kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata baik yang dikelola swasta maupun wisata alam dan budaya, dimana jumlahnya cukup signifikan mencapai total 30.905 kunjungan,” tuturnya.

Dijelaskannya, dari 16 objek wisata yang didata terdapat beberapa objek wisata yang ramai dikunjungi, seperti Alinia Farm & Park dengan kunjungan 8.154 wisatawan, wahana pemandian Ajo Manenggang 5.000-an, Korean Waterpark 1.567, dan Wahanan Air Telaga Rindu di Nagari Sungai Rumbai mencapai 8.809 kunjungan.

Begitu juga wisata alam dan budaya seperti Bukit Tambun dan Kawasan Candi Padang Roco dan Pulau Sawah juga menjadi pilihan warga mengisi libur lebaran.

“Dan menariknya di sini, objek Telaga Rindu ini kebanyakan wisatawan dari luar Dharmasraya, seperti Kabupaten Tebo dan Kabupaten Muaro Bungo, Jambi, kondisi ini semakin manandakan Dharmasraya semakin dilirik ,” ungkapnya.

Menurutnya kehadiran sejumlah objek wisata yang ada dapat menjadi alternatif bagi masyarakat untuk tetap berwisata di Kabupaten Dharmasraya, sehingga yang selama ini setiap libur lebaran berbondong-bondong ke Bukit Tinggi, Pesisir Selatan dan Payakumbuh hal itu tidak terjadi lagi.

“Dan kabarnya baiknya lagi, saat kami bertanya ke pengunjung kenapa memilih berlibur di Dharmasraya, jawabnya objek-objek wisata kita sudah cukup baik bahkan sudah sejajar dengan kabupaten kota lain,” katanya.

Ke depan, sesuai arahan Bupati Sutan Riska Tuankku Kerajaan, Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga bersama OPD dan pihak terkait lainnya berkomitmen untuk terus meningkatkan dan menggali potensi pariwisata yang ada di daerah itu, salah satunya wisata budaya.(nia/ita)