Penyegaran, Empat Wakapolres Dimutasi

33

Empat Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) dimutasi. Keempat wakapolres tersebut adalah Wakapolres Tanahdatar, Wakapolres Sawahlunto, Wakapolres Solok Kota dan Wakapolres Agam.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu saat dihubungi membenarkan hal tersebut. “Sejumlah perwira menegah, perwira pertama serta Bintara dimutasi di dalam tubuh Polda Sumbar,” sebutnya.

Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolda Sumbar Nomor : ST/359/V/Kep/2022, Tanggal : 12-05-2022 yang ditanda tangani oleh Karo SDM Polda Sumbar Kombes Pol Defrian Donimando, tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan.

Ia menjelaskan, keempat wakapolres tersebut adalah Wakapolres Sawahlunto Kompol Joni Darmawan dimutasi sebagai Wakapolres Solok Kota. Wakapolres Polres Sawahlunto dijabat oleh Kompol Asnomi yang sebelumnnya menjabat sebagai Kabagops Polres Sawahlunto.

“Untuk Wakapolres Solok sebelumnnya AKBP Rifai dimutasi sebagai Pamen Polres Solok Kota dalam rangka pensiun,” ungkap Satake.

Lalu, Wakapolres Agam Kompol Syafril dimutasi sebagai Kasubbidprovos Bid Propam Polda Sumbar. Sebagai gantinya diisi oleh Kompol Andrizal yang sebelumnya menjabat sebagai Kabagops Polres Solok Kota.

Baca Juga:  Adelino: 200 Tambang di Sumbar hanya PT Semen Padang Miliki Rescuer MRT

“Wakapolres Tanahdatar Kompol Eridal mutasi sebagai Kasubbagrenmin Ditreskrimsus Polda Sumbar. Adapun gantinya dijabat oleh Kompol Andi Parninghotan Lorena yang sebelumnya merupakan Kabagops Polresta Padang,” jelas Satake.

Lebih lanjut, Satake menyebutkan berdasarkan surat telegram pergantian sejumlah perwira itu telah terbit maka harus ditindaklanjuti. “Kami akan tindak lanjuti dengan perlaksanaan serah terima jabatan,” ujar Satake.

Sedangkan terkait kapan akan dilaksanakan serah terima jabatan, Satake menyebutkan biasanya paling lambat 14 hari kerja. “Nanti kami informasi lagi terkait kapan sertijab,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pergantian jabatan adalah hal yang biasa pada institusi Polri dan sangat penting dilakukan. “Mutasi jabatan adalah bentuk regenerasi kepemimpinan di institusi Polri. Regenerasi kepemimpinan juga sebuah kepercayaan pimpinan kepada personel yang dinilai bisa meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri yang presisi,” tukas Satake. (rid)