Sudah 41.430 Kendaraan Putar Balik, Perbatasan Makin Ketat Malam Hari

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto. (Foto: Dok. Bid-Humas)

Sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan 24 April lalu hingga 17 Mei 2020, personel Polda Sumbar yang tergabung dalam tim pengawasan perbatasan provinsi telah menyuruh putar balik 2.734 kendaraan.

“Sedang kendaraan antar-kabupaten dan kota dalam provinsi Sumbar sebanyak 41.430 kendaraan,” ungkap Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, saat ekspose secara virtual di Mapolda Sumbar, Senin (18/5/2020).

Selain menyuruh kendaraan putar balik, petugas dari kepolisian juga telah melakukan tilang terhadap 130 kendaraan bermotor dan 968 berupa teguran.

Menurut Kombes Bayu, personel yang bertugas di perbatasan terdiri dari dua operasi yakni Operasi Aman Nusa II dan Operasi Ketupat Singgalang 2020.

“Semua peronel bertugas melakukan pemeriksaan dan melarang kendaraan dari luar masuk ke Sumbar karena mudik tetap dilarang,” tegasnya.

Pada kesempatan terpisah, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kembali menegaskan bahwa mudik dilarang.

Sebagai antisipasi kendaraan yang berupaya ingin masuk Sumbar jelang Idul Fitri, dia meminta semua petugas semakin memperketat penjagaan di pos perbatasan.

Terutama mewaspadai kendaraan yang bisa saja memanfaatkan waktu melintas perbatasan pada malam hari.

“Agar penjagaan di perbatasan semakin diperketat, terutama di malam hari,” ujar gubernur usai rakor secara virtual dengan Menkopolhukam, Mendagri, Menteri Agama, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung dan BIN terkait pelaksanaan Shalat Idul Fitri di daerah, Senin (18/5/2020).(esg)