Nevi Zuairina Dorong UMKM Sumbar Go Internasional

13

Anggota DPR RI Komisi VI Nevi Zuairina ketika menjadi salah satu narasumber Webinar UMKM yang didukung pemerintah Sumatera Barat mengingatkan pentingnya UMKM Sumbar mempersiapkan diri berkompetisi usaha secara internasional.

Pasalnya, kata Nevi, dengan sistem teknologi informasi dan sudah mulai lengkapnya infrastruktur pendukung seperti jasa antar barang yang semakin kompetitif, maka semakin luas peluang usaha. Tanpa batas lokasi dan waktu.

Nevi menjelaskan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan kegiatan usaha yang mampu memperluas lapangan kerja dan memberikan peluang ekonomi secara luas kepada masyarakat.

Kemudian, UMKM dapat berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat. Selain itu UMKM juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan berperan mewujudkan stabilitas nasional.


Namun, perluasan pasar produk-produk UMKM yang didukung dengan kualitas produk dan kemasan standar internasional, masih perlu diupayakan sehingga meluaskan segmen pasar sebanyak-banyaknya.

“Kulitas produk UMKM ini sudah ada yang bagus sekali kualitasnya. Tapi juga masih banyak yang perlu di-upgrade dari sisi kualitas dan kemasan. Dan yang paling penting adalah membangun jaringan pasar hingga ekspor sejak teknologi komunikasi dan informasi berkembang pesat disertai maraknya marketolace sebagai wadah yang potensial,” jelas Nevi.

Legislator asal Sumatera Barat II ini menguraikan, tantangan dan peluang UMKM untuk go Internasional adalah pembicaraan yang sangat menarik dan harus penuh dengan ke optimistis.

Baca Juga:  Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di Kabupaten/Kota, Terbentuk

“Pada dasarnya kita harus yakin bahwa semua orang memiliki hak dan kesempatan yang sama. Apalagi saat ini revolusi digital informasi yang begitu eksponensial membuat siapa saja yang melek teknologi bisa mengakses pasar internasional. Perkembangan platform e-commerce semakin canggih dan menembus batas-batas negara di dunia ini bisa digunakan oleh siapa saja. Tinggal sekuat apa kemauan kita menembus batas dan keluar dari kebiasaan konvensional berdagang yang kita lakukan selama ini,” jelasnya.

Nevi meminta kepada para pelaku UMKM yang hadir, agar produknya dapat diterima masyarakat dunia. Tentu ada hal-hal yang harus diperhatikan pelaku UMKM di Indonesia, khususnya di ranah Minang ini.

Analisa SWOT, terus berinovasi, gabung dengan banyak komunitas, perencanaan dan penataan anggaran dan kolaborasi merupakan beberapa hal yang mesti terus dilakukan.

“Saya berharap, akan ada selalu proses peralihan pada UMKM-UMKM di Indonesia terutama Sumbar. Yang kecil jadi menengah, yang menengah jadi besar. Dan pertumbuhan UMKM-UMKM baru pun terus muncul sehingga secara keseluruhan, ekonomi Indonesia akan terbantu menjadi kuat dengan adanya peran UMKM ini,” tukasnya.(rel)