Bantuan Pemprov Ikut Kemensos, Tiga Orang per KK Rp600 Ribu

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit. (foto: idr)

Bantuan bagi masyarakat yang terdampak ekonominya akibat pandemi virus korona (Covid-19) dari Pemprov Sumbar sebesar Rp215 miliar, yang disalurkan melalui pemerintah kabupaten dan kota belum ada kepastian tanggal pembagiannya. Namun, April ini ditargetkan sudah disalurkan untuk bulan pertama dari tiga bulan yang ditetapkan.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengungkapkan, berdasarkan rapat dengan gubernur pada Sabtu (18/4/2020), baru tiga kota yang sudah menyelesaikan pendataan warga penerima bantuan dan menyerahkan datanya ke Pemprov Sumbar, yakni Padang, Sawahlunto dan Padangpanjang.

Sedangkan 16 kabupaten dan kota lainnya, masih melakukan pendataan dan verifikasi di lapangan agar tidak terjadi duplikasi data penerima bantuan kemensos dengan data pemprov, pemkab dan pemko.

Apalagi dalam kategori penerima bantuan terdampak Covid-19 dari Kementerian Sosial (Kemensos) sebesar Rp 600 ribu per kepala keluarga (KK) bukan orang yang selama ini telah menerima bantuan program keluarga harapan (PKH) dan kartu sembako serta bantuan sosial lainnya.

“Jadi, hingga saat ini pendataan di tingkat kabupaten dan kota belum semuanya selesai. Mudah-mudahan, pendataan di tingkat bawah betul-betul sesuai dengan apa yang kita harapkan dan tidak terjadi duplikasi data penerima. Kita targetkan April ini sudah disalurkan bantuan tahap pertama,” ujar Nasrul Abit, Minggu (19/4/2020).

Lebih lanjut Wagub menjelaskan, total penerima bantuan dari pemprov sesuai dengan data awal, yakni 15 persen dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) 2020 tiap kabupaten dan kota yang jumlahnya 359.910 orang.

“Bantuan kita itu kan awalnya Rp 200 ribu per orang. Nah, karena Kemensos kemarin katanya akan membagi Rp 600 ribu per KK, maka kita menyesuaikan dengan itu. Jadi, satu KK maksimal tiga orang, nilainya kali tiga sehingga nilainya juga Rp 600 ribu. Kalau satu KK itu hanya satu orang ya Rp 200 ribu dapat bantuannya,” jelas mantan Bupati Pesisir Selatan dua periode itu.

Selain bantuan tunai, pemprov juga ada bantuan beras seberat 3.700 ton. “Untuk penyaluran bantuan dari pemprov ini, kami serahkan kepada pemerintah kabupaten dan kota masing-masing,” ujar Nasrul Abit.(esg)