Berkendaraan saat PSBB Sumbar, Patuhi Aturan Ditlantas Polda Ini

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar telah membuat aturan penggunaan kendaraan bermotor, baik roda dua, roda empat, ojek online (ojol) hingga angkutan umum saat pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Provinsi Sumbar yang direncanakan Rabu (22/4/2020).

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Yofie Girianto Putro mengatakan, aturan tersebut wajib diikuti seluruh masyarakat agar penerapan PSBB Provinsi bisa efektif memutus mata rantai penyebaran virus korona (Covid-19).

Kombes Pol Yofie menjelaskan, untuk pengguna sepeda motor wajib mengikuti aturan memakai masker dan menggunakan sarung tangan saat berkendara, serta antara pengemudi dan penumpang boleh berboncengan asalkan tinggal dalam satu alamat.

“Untuk pengguna mobil pribadi, wajib menggunakan masker di dalam kendaraan. Nah, kendaraan yang berkapasitas empat sampai lima orang, hanya boleh diisi tiga orang. Sedangkan kendaraan berkapasitas delapan orang, hanya boleh diisi empat orang, dimana penumpangnya duduk di kursi baris belakang,” terangnya, Minggu (19/4/2020).

Sementara untuk angkutan umum, lanjut Kombes Pol Yofie, diwajibkan membatasi jam operasional, jumlah orang maksimal 50 persen dari kapasitas penumpang, jaga jarak antar penumpang minimal satu meter, dan para penumpang wajib memakai masker.

“Kalau roda dua berbasis ojol, itu kita wajibkan hanya mengangkut barang, bukan penumpang. Lalu, pengendaranya wajib memakai masker dan sarung tangan,” katanya.

Kombes Pol Yofie menyatakan, jika ditemukan ada pelanggaran dari aturan tersebut, untuk tahap awal akan diberikan teguran oleh jajaran Ditlantas Polda Sumbar.

“Tegurannya misal, kalau tidak pakai masker akan disuruh kembali ambil masker. Jika kelebihan muatan akan ditegur untuk turun penumpangnya. Terus ada sanksi tegasnya nanti dalam bentuk teguran tertulis, bukan tilang tapi sanksi lain yang lebih tegas, dan itu sedang kami atur dan persiapkan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Yofie meminta kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan yang dibuat jajaran Ditlantas Polda Sumbar, selama masa penerapan PSBB Provinsi Sumbar. “Karena itu untuk masyarakat juga kan, supaya jangan sampai tertular dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tukasnya. (esg)