Heru: Triwulan I, Pendapatan Negara di Sumbar Rp1,38 T, Belanja Rp6 T

31

Realisasi APBN pada Januari sampai 31 Maret 2021 di Provinsi Sumatera Barat mencatatkan pendapatan negara mencapai Rp1,38 triliun (21,98% dari target). Di sisi lain, realisasi belanja negara mencapai Rp6,32 triliun (20,29% dari pagu).

Realisasi Pendapatan Rp1,38 T tersebut terdiri dari Penerimaan Perpajakan Rp1,03 triliun dan PNBP sebesar Rp0,35 triliun. Realisasi penerimaan Pajak secara nominal didukung utamanya oleh penerimaan pajak dalam negeri yang terealisasi Rp676,25 miliar (14,49% dari target tahun 2021) dan pajak perdagangan internasional (Bea Masuk dan Bea Keluar) sebesar Rp353,27 miliar.

Realisasi Belanja Negara sampai dengan akhir Maret 2021 mencapai Rp6,32 triliun
yang terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp1,75 triliun (15,91% dari pagu)
dan Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp4,57 triliun (22,69% dari
pagu). Persentase penyerapan Belanja Pemerintah Pusat tumbuh 1,30% dibandingkan dengan periode Triwulan I TA 2020 (YoY).

“Kinerja realisasi pada Triwulan I TA 2021 masih bertumpu pada capaian penyerapan belanja pegawai,” ujar Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan, Heru Pudyo Nugroho SE MBA, dalam pelaksanaan siaran pers Realisasi Pelaksanaan APBN Triwulan I Tahun 2021 Provinsi Sumatera Barat, Senin (19/4/2021),

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 5,1 Goyang Mentawai, Terasa hingga Padang

Sementara itu, realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Sumatera Barat hingga Maret 2021 mencapai Rp1,29 triliun dengan rincian Klaster Perlindungan Sosial Rp575,26 M, Klaster Kesehatan Rp127,26 M, Klaster Sektoral K/L Rp91,37 M dan Klaster UMKM Rp499,57 Miliar.

Kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif masih diperlukan untuk menunjang pemulihan ekonomi. “Proses pemulihan ekonomi tersebut terus berlanjut seiring pelaksanaan vaksinasi covid-19. Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi (PE) pada tingkat 5,0% di tahun 2021 ini,” tutupnya. (hsn)

Previous articlePT Semen Padang Berharap Raih Akreditasi Kearsipan A+ Tahun Ini
Next articleSumatera Barat Butuh Investasi Untuk Percepatan Pembangunan