Gubernur Sumbar Instruksikan Karyawan Rumah Makan dan Café, Tes Swab

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Tak menunggu lama, setelah meliburkan setengah pegawai pemprov setiap hari kerja, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno hari ini juga mengeluarkan sepucuk surat instruksi yang ditujukan kepada pelaku kuliner. Instruksi Nomor 360/223/Covid-19-SBR/X-2020 itu ditujukan kepada Walikota Padang, dan seluruh Pengelola Rumah Makan, Restoran, Cafe dan sejenisnya di Kota Padang.

Dalam instruksi itu, Gubernur Sumbar menyatakan merasa perlu mengeluarkan instruksi tersebut sebagai bentuk pengawasan dan penegakan protokol kesehatan pada rumah makan, restoran, cafe dan sejenisnya itu, khusus untuk daerah teritorial Kota Padang.

Gubernur Sumbar menginstruksikan kepada Walikota Padang agar memperketat pengawasan dan penegakan Perda No 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 di seluruh rumah makan, restoran, cafe dan tempat-tempat kuliner lainnya.

Kepada seluruh pengelola dan karyawan rumah makan, restoran, cafe dan kuliner lainnya tanpa terkecuali, Gubernur Sumbar menginstrusikan wajib mengikuti tes swab pemeriksaan RT-PCR paling lambat dua minggu (14 hari) setelah instruksi ini ditetapkan. Artinya deadline tanggal 3 November 2020 mendatang.

Baca Juga:  Ini Daftar 9 Tokoh Penerima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik

“Pelaksanaan tes swab tersebut tidak dipungut biaya atau gratis dan harap segera menghubungi Dr Andani Eka Putra di Labor Fakultas Kedokteran Unand,” ujar Irwan Prayitno seperti dalam instruksinya.

Nah, instruksi gubernur ini juga diikuti dengan reward dan sanksi. Bunyi instruksi keempat; bagi rumah makan, restoran, cafe dan sejenisnya yang telah mengikuti tes swab dan mematuhi protokol kesehatan, diberikan sertifikat. Namun jika ada pengelola dan karyawan rumah makan, restoran, cafe dan sejenisnya itu tidak mengikuti tes swab dan tidak mematuhi protokol kesehatan, maka tempat usahanya akan ditutup/disanksi berdasarkan Perda No 6 tahun 2020. “Instruksi ini mulai berlaku pada hari ini, Selasa 20 Oktober 2020,” tutup Gubernur. (hsn)