Muktamar ke-34 NU di Lampung, PWNU Sumbar Dukung Said Aqil Siradj

141

Ketua PWNU Sumbar Ganefri bersama Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja presiden di Sumbar.

Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 tahun 2021 digelar di Lampung, 22-23 Desember mendatang, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Barat memberikan dukungan terhadap KH. Said Aqil Siradj untuk memimpin kembali PBNU selama lima tahun ke depan.

Menurut Ketua Tanfidziyah PWNU Sumbar, Prof. Dr. H. Ganefri M.Pd. Ph.D, Nahdlatul Ulama (NU) masih membutuhkan pemikiran-pemikiran Kiai Said Aqil Siradj.

“Ke depan kita masih memerlukan tokoh seperti Kiai Said Aqil Siradj untuk memimpin PBNU,” tegas H. Ganefri, Senin (20/12/2021).

Sebab selama kepemimpinan Said Aqil Siradj, PWNU Sumatera Barat menilai dan tidak bisa memungkiri kepemimpinan beliau yang sudah membesarkan Nahdlatul Ulama (NU), tidak terlepas dari sebuah tim yang  bagus di PBNU. Hal ini membuat PWNU Sumbar memberikan dukungan kepada Said Aqil Siradj.

Walau demikian kata Ganefri, Muktamar ke-34 NU di Lampung dapat melahirkan blueprint dan atau merumuskan kerja-kerja PBNU ke depan di era kemajuan teknologi dan informasi yang berkembang pesat saat ini.

Baca Juga:  Tingkatkan Layanan Adminduk, Wako Jadikan E-KTP Kado Ulang Tahun Pelajar

“NU harus berperan dalam mempersiapkan sumberdaya unggul dalam rangka Indonesia Maju,” kata Ganefri.

Ketua PWNU Sumatera Barat juga berharap Muktamar ke-34 NU di Lampung, yang juga akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo berjalan secara sejuk, damai, dan lancar tanpa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Saat ini terdapat dua kandidat calon ketua umum PBNU yakni, KH Said Aqil Siradj dan KH Yahya Cholil Staquf. KH Said Aqil Siradj yang merupakan petahana dan mencalonkan diri ketiga kalinya dan menggagas program untuk NU lima tahun ke depan.

Rencana program dan strategi Kiai Said Aqil Siradj yakni setiap PWNU/PCNU memiliki perguruan tinggi dan rumah sakit, dan memang salah satu yang menjadi nyata selama dua periode memimpin, serta menjadi gagasan yang menarik minat Nahdliyin. (*)