Kanwil Kemenkumham Sumbar Ikuti Rakor Bidang Kekayaan Intelektual

57

Perekonomian dunia telah menempatkan pentingnya sistem perlindungan kekayaan intelektual (KI) dalam sistem perdagangan internasional.

“Investasi dan lisensi produk kekayaan intelektual telah menjadi aspek penting dalam proses pertumbuhan ekonomi,” kata Wamenkumham Eddy Hiraej saat pembukaan Rakornis Bidang Kekayaan Intelektual, sekaligus Kumham Public Relations (PR) Summit 2021 pada 22-25 November di Hotel Sangri-La Jakarta.

Acara pembukaan dilaksanakan Selasa (23/11) itu juga dihadiri oleh Sekjen Andap Budhi Revianto, dan Plt Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Razilu, Kakanwil Kemenkumham Sumbar R Andika Dwi Prasetya, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Amru Walid Batubara, dan Kepala Bidang Pelayanan Hukum, Rahmat Huda.

Eddy Hiraej menuturkan, dalam strategi nasional, KI salah satunya memberikan dukungan pengembangan dan pelindungan terhadap ekonomi kreatif.

Karenanya masyarakat perlu mendapatkan pembekalan melalui peningkatan akses terhadap informasi dan pengetahuan, serta peningkatan keterampilan dan kompetensi yang menunjang proses inovasi.

Kantor Wilayah Kemenkumham sebagai perpanjangan tangan kementerian di daerah wajib mengambil peran dalam memberikan informasi yang komprehensif pada masyarakat di daerah terkait perlindungan KI.

“Dengan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan Kekayaan Intelektual, seperti institusi pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media akan memudahkan pengembangan ekonomi kreatif tersebut,” tutur dia.

Baca Juga:  Genius Umar Sambangi Ridwan Kamil, Sampaikan Belasungkawa Warga Pariaman

Menguatkan pesan yang disampaikan oleh Wamenkumham, Plt. Dirjen Kekayaan Intelektual, Razilu juga menyampaikan pentingnya Kanwil Kemenkumham sebagai Agen Diseminasi utama bagi DJKI.

“Pemahaman KI yang kuat dari pejabat dan jajaran yang menangani KI di Kanwil dipastikan akan mempercepat peningkatan pemahaman masyarakat di daerah terkait KI secara komprehensif”, ujar Razilu.

Kakanwil Kemenkumham Sumbar, R. Andika Dwi Prasetya menyatakan kesiapan Kemenkumham Sumbar untuk turut berkontribusi dalam membangun perekonomian daerah berbasis kekayaan intelektual.

“Sesuai arahan dari pimpinan kita di pusat, kami percaya bahwa sosialisasi dan diseminasi menjadi kunci keberhasilan Program Penegakan dan Pelayanan Hukum Bidang Kekayaan Intelektual,” ujar Andika.

Andika kemudian menyatakan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas jajaran Kanwil Kemenkumham Sumbar dalam bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dari sektor pemerintah dan privat, baik di pusat maupun di daerah guna menjalankan strategi nasional KI, agar sistem KI nasional berjalan optimal dalam mendukung pembangunan ekonomi Nasional. (*)