Polda Sumbar Atensi Tambang Ilegal

27
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu.

Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar tidak akan memberikan ruang kepada tambang ilegal yang ada di Sumbar. Hal ini dibuktikan dengan pengungkapan sejumlah kasus.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu menyebutkan Direktorat  Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sumbar telah mengungkap sebanyak 36 kasus tindak pidana illegal minning dari tahun 2021 lalu.

“Ada sebanyak 36 perkara tindak pidana tambang emas liar tahun 2021, dengan rincian 15 berkas kasus sudah P.21 dan 18 berkas kasus sudah P.21 tahap ll serta 2 berkas kasus SP3,” sebut Satake.

Ia mengatakan pada kasus tahun 2021 juga ada 1 kasus SP2LID. “Masih di illegal mining pada tahun 2021, Dit Krimsus Polda Sumbar sebanyak 7 kasus dalam proses penyelidikan,” ungkapnya.

Selain kasus tambang emas liar, Dit Reskrimsus juga telah mengungkap kasus tindak pidana illegal logging di Sumbar. “Untuk tindak pidana pembalakan hutan Dit Reskrimsus Polda Sumbar telah mengungkap sebanyak 18 kasu tindak pidana,” ujar Satake.

Ia merinci kasus tindak pidana illegal logging yang telah P.21 sebanyak 2 kasus, P.21 tahap ll sebanyak 14 kasus dan 2 kasus SP3. “Pada saat ini Dit Reskrimsus Polda Sumbar sedang melakukan penyelidikan sebanyak 8 kasus dan 3 kasus penyidikan,” ungkapnya Satake.

Baca Juga:  Pedagang Ternak Waspada, Penyakit Mulut dan Kuku Ditemukan di Sijunjung

Satake menambahkan setiap laporan masyarakat yang masuk kepolisian, pihaknya akan segara telusuri. “Kita akan segera mendalami setiap laporan-laporan yang masuk kepolisian dan segera mendaklanjuti laporan tersebut,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat, jika ada melihat aktivitas tambang ilegal di Sumbar segera laporkan. “Segera laporkan ke kantor kepolisian terdekat mulai Polsek hinga Polda Sumbar dan bisa melalui aplikasi e-DUMAS dan identitas dirahasiakan,” tukasnya.(rid)