Semua Daerah di Sumbar Terus Mengirimkan Sampel Swab

28
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Ketua Organda Sumbar S Budi Syukur, Kepala Dishub Sumbar Heri Nofiardi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Merry Yuliesday meninjau test swab terhadap sopir di Kantor Dishub Sumbar, Selasa (23/6).

Tahap new normal menjadi masa yang krusial. Masyarakat harus disiplin mengikuti protokol kesehatan. Masyarakat juga diminta secara mandiri memeriksakan diri melalui test swab.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, mengatakan semakin banyak pengambilan sampel swab, maka sangat membantu mengendalikan virus corona.

Selama tiga bulan lebih berbagai kegiatan dan program dilaksanakan Pemprov Sumbar dalam upaya penanganan Covid-19.

Selain pembatasan sosial berskala besar (PSBB), upaya lainnya dengan melakukan test swab secara masif. Bagi yang positif Covid-19 dilakukan tracking untuk dilakukan isolasi dan karantina.

Dampaknya, angka penambahan masyarakat Sumbar yang positif terinfeksi Covid-19 mengalami penurunan. Bahkan, angka pasien positif Covid-19 yang sembuh justru meningkat.

“Dengan perawatan di berbagai rumah sakit yang ada, dan isolasi yang dilakukan. Persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Sumbar 73,88 persen. Semua upaya yang dilakukan tersebut membuahkan hasil yang baik,” ujarnya.

Ia menyampaikan, saat ini semua daerah di Sumbar terus mengirimkan sampel swab. Hal ini menjadikan penyebaran virus corona dapat ditangani semakin cepat. Meskipun didapatkan ada yang terkonfirmasi positif, hal ini tidak perlu menjadi ketakutan, sebab itu membantu penyebarannya dapat dikendalikan.

Ia menambahkan, Kota Padang yang sebelumnya selalu terjadi penambahan kasus baru, sudah dua hari terakhir tidak ada penambahan, diharapkan kasus positif Covid-19 di Kota Padang sudah benar-benar terkendali.

Dalam masa New Normal ini berbagai kelonggaran diberikan, di antaranya keluar rumah, dan melaksanakan berbagai aktifitas. Orang yang datang dari luar provinsi masuk ke Sumbar diperbolehkan jika telah mengikuti rapit test.

“Tentunya perlu untuk tetap ikuti protokol kesehatan, seperti jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker selalu dilaksanakan, pengambilan sampel swab ini bagian dari upaya pemerintah menjaga masyarakat di saat New Normal untuk menekan penyebaran Covid-19,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuliesday menyampaikan hingga 21 Juni 2020 telah 35.658 sampel swab yang dilakukan pemeriksaan dari 33.834 orang ikuti test swab.

Hasilnya 707 orang yang  terkonfirmasi positif. Terdiri dari 114 orang tenaga kesehatan, non kesehatan 461 orang, mahasiswa atau pelajar 95 orang, dan belum bekerja sebanyak 30 orang.

“Saat New Normal ini sudah tidak lagi banyak pembatasan seperti ketika PSBB dilaksanakan. Supaya tidak terdampak positif Covid-19 maka protokol kesehatan perlu diikuti, masyarakat harus membiasakan diri melaksanakannya, karena ini sangat penting untuk mencegah agar tidak tertular dan menularkan virus ke yang lain,” bebernya. (hsn)