Nomor 3 Dua Kali Menang, Fakhrizal: Simbol Tigo Tungku Sajarangan

86

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Fakhrizal-Genius Umar merasa surprise setelah mendapatkan nomor urut tiga saat rapat Pleno KPU Sumbar di Hotel Grand Inna Padang, Kamis (24/9/2020).

“Alhamdulillah, ini sesuai dengan simbol saya sebagai Jenderal Niniak Mamak yakni Tigo Tungku Sajarangan, Tali Tigo Sapilin yang menggambarkan hubungan cerdik pandai, niniak mamak dan alim ulama yang harmonis,” kata Fakhrizal kepada wartawan usai rapat pleno cabut nomor urut.

Dijelaskan Fakhrizal, gelar sebagai Jenderal Niniak Mamak tersebut diperolehnya ketika menjabat Kapolda Sumbar.

Hal itu berangkat dari kebiasaannya dalam bertugas dan mengambil kebijakan yang selalu berkomunikasi dan dialog dengan tigo tungku sajarangan. Hasilnya, Sumbar kondusif. Pilkada dan Pilpres berlangsung sukses.

“Saat saya baru bertugas, tokoh yang pertama saya ajak bicara adalah tigo tungku sajarangan karena di kampung kita ranah Minang ini, peran mereka sangat besar terutama dalam mengayomi anak kemenakan sehingga senantiasa berlaku sesuai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” ungkap Fakhrizal.

Setiap hari, kata Fakhrizal, pintu ruangannya di Mapolda Sumbar ketika itu terbuka bagi berbagai elemen masyarakat termasuk tigo tungku sajarangan. Begitu juga di rumah. Sehingga dirinya cepat merespons dinamika yang terjadi di masyarakat.

“Alim ulama, cadiak pandai dan niniak mamak serta kalangan adik-adik pemuda sering datang dan diskusi bagaimana mengatasi persoalan yang terjadi di masyarakat dan nagari. Saya juga apresiasi dan dukung semua kegiatan positif yang mereka gelar,” tukasnya.

Baca Juga:  Lagi, Satgas Bencana BUMN Sumbar Bagikan 10 Ribu Masker

Suami Ade Fakhrizal ini menambahkan, ketika masa jabatannya akan berakhir sebagai Kapolda hingga sekarang komunikasinya dengan para niniak mamak, alim ulama dan cadiak pandai masih terjaga.

Bahkan, kata Fakhrizal, dorongan agar dirinya maju di Pilgub banyak datang dari kalangan tigo tungku sajarangan itu. “Mereka datang ke kantor dan ke rumah silaturahmi serta menyampaikan agar saya tetap di Sumbar dengan pengabdian yang baru membangun daerah sebagai gubernur. Ini yang membuat saya terharu sampai sekarang dan bekerja keras bersama Pak Genius menjaga aspirasi dan amanah itu meski harus menghadapi banyak dinamika,” ungkapnya.

Di samping simbol tigo tungku sajarangan, ia mendapatkan informasi bahwa dua pasangan calon gubernur sebelumnya yang menang, yakni Gamawan Fauzi-Marlis Rahman di Pilgub Sumbar 2005 dan pasangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim di Pilgub 2010 juga bernomor urut tiga.

Terpenting sekali, kata Fakhrizal, dirinya bersama Genius Umar akan berbuat yang terbaik demi Sumbar maju jika diberikan amanah oleh rakyat pada 9 Desember 2020.

Ia juga berterima kasih saat ini banyak sekali relawan dan simpatisan yang bekerja tanpa pamrih memberikan dukungan serta menyosialisasikan ia bersama Genius.

Begitu pula dengan pengurus serta kader partai pendukung dan pengusung. Bekerja siang dan malam sampai ke nagari dan jorong.

“Semoga apa yang dilakukan itu jadi amal ibadah dan berlanjut hingga di TPS pada 9 Desember nanti,” harapnya.(idr)