Bernilai Tinggi, Geopark Sumbar Berpotensi Jadi Unesco Global Geopark

17

Harapan Sumatera Barat (Sumbar) menjadikan satu dari tujuh wisata andalannya menjadi destinasi wisata dunia sebagai Unesco Global Geopark (UGG) semakin terwujud.

Hal ini terlihat dari data yang diperoleh tim survey geopark dari Universitas Andalas (Unand) yang telah melaksanakan survey sekaligus sosialisasi dan edukasi di tujuh Geopark di Sumbar.

Berdasarkan data yang diperoleh selama survey, kata Ketua tim survey geopark Unand, Febrin Anas Ismail, nilainya sangat tinggi, sehingga bisa diajukan untuk mendapatkan status sebagai geopark global dari Unesco.

“Nilai warisan geologi di Sumbar sangat tinggi. Tetapi UGG tidak hanya bicara geologi, tapi juga bicara tentang biodiversity dan culturaldiversity. Jadi, harus ada badan pengelolanya yang kredibel,” jelas Febrin, Selasa (23/2).


Sementara, Rinaldi Eka Putra yang juga anggota tim survey menyebutkan, jika ditanya tentang manakah dari ketujuh destinasi tersebut yang lebih berpeluang menjadi UGG, hal itu tergantung penilaian dari tim assesor Unesco.

“Memang total geopark kita ada tujuh. Maunya kita semuanya bisa diusulkan ke Unesco. Namun nanti tergantung hasil evaluasi dari pihak Unesco,” kata Rinaldi.

Baca Juga:  STH, Putra Tanahdatar Lahir di Solok Jadi Vice President Pertamina

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Sumbar Sumbar sejak 2018 telah menetapkan tujuh destinasi wisata andalannya untuk diusulkan menjadi UGG.

Ketujuh geopark tersebut yaitu Geopark Sawahlunto, Geopark Ngarai Sianok-Maninjau, dan Geopark Silokek. Ketiga geopark ini telah berstatus geopark nasional. Sedangkan empat geopark lainnya adalah Geopark Harau, Geopark Singkarak, Geopark Solok Selatan dan Geopark Talamau, di Pasaman.(*)