Beruntungnya UMKM Binaan PT Semen Padang

34
Gallery Balanjo menjadi salah satu pusat oleh-oleh di Kota Padang.

Gallery Balanjo, outlet yang khusus mengakomodir pelaku UMKM binaan PT Semen Padang. Produknya mayoritas suvenir dan oleh-oleh khas Sumbar.

“Saat ini ada sekitar 40 UMKM binaan yang memasok suvenir dan oleh-oleh khas Sumatera Barat di outlet Gallery Balanjo. Kami juga memanfaatkan media sosial Instagram untuk mempromosikan produk UMKM binaan,” ujar Manager Gallery Balanjo, M Husni Tamrin, di Jalan Pemuda Padang, Kamis (25/6/2020)

Husni juga menjalin kerjasama dengan unit-unit kerja di lingkungan Semen Padang Group.

“Kerjasamanya berupa oleh-oleh dan suvenir yang dibutuhkan oleh tamu dari masing-masing unit kerja di Semen Padang Group. Kalau ada tamu yang butuh oleh-oleh ataupun suvenir, kami siap memenuhinya,” tuturnya.

Terkait wabah Covid-19 yang berpengaruh terhadap produksi UMKM binaan, Husni menuturkan telah melakukan evaluasi.  Kami pun memanfaatkan e-commerce agar produk terus laku di pasaran.

“Dari 40 UMKM yang memasok suvenir dan oleh-oleh, sebagian besar di antaranya telah memanfaatkan e-commerce dan alhamdulillah mereka survive, meskipun di sisi lain seperti penjualan secara offline, termasuk di Gallery

Balanjo mengalami penurunan,” ungkapnya.

Ikrar: Meningkat dan Menyerap

Kepala Unit CSR Semen Padang Muhamad Ikrar mengatakan bahwa Program Kemitraan merupakan salah satu program unggulan yang dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, karena dari ribuan UMKM yang telah dibina, secara tidak langsung mereka dapat menyerap banyak tenaga kerja.

Di tengah wabah Covid-19 ini, Ikrar berharap pelaku UMKM terus maju dan berkembang, serta mampu menjadikan wabah Covid-19 ini sebagai tantangan untuk tetap survive.

“Orang kalau terdesak, tentu akan berusaha mencari jalan keluar. Untuk itu, saya berharap agar seluruh UMKM binaan yang terdampak Covid-19, juga melakukan hal yang sama. Kita semua tidak boleh menyerah, dan kita harus bangkit bersama-sama,” pungkasnya.

Anita : 1.303 UMKM Aktif

Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati mengatakan, PT Semen Padang adalah salah satu perusahaan yang menjadi pionir pengembangan UMKM di Indonesia.

Hal itu dibuktikan jauh-jauh hari sebelum regulasi terkait pembinaan UMKM oleh pemerintah untuk pelaku usaha atau BUMN, PT Semen Padang sudah membentuk Bapak Angkat Industri Kecil (BAIK) untuk membantu pengembangan UMKM pada 1987. “Program ini konsisten dilakukan PT Semen Padang hingga saat ini,” kata Nur Anita.

Sejak tahun 1987, PT Semen Padang telah membina lebih dari 5.000 UMKM. Dari jumlah tersebut, sudah banyak yang mandiri dan berkembang. Saat ini jumlah UMKM yang aktif dan masih tercatat sebagai binaan CSR Semen Padang sebanyak 1.303 UMKM.

“Pembinaan yang dilakukan Semen Padang tak hanya membantu modal usaha, namun juga pelatihan manajemen, promosi dan mengikutkan UMKM pada pameran di dalam dan luar negeri,” ujarnya. (*/hsn)